AKLAMASI: Prosesi pemilihan Ketua Karang Taruna Kelurahan Karangtengah, Kota Sukabumi. (Dok.Radar Sukabumi)RADARSUKABUMI.COM – Regenerasi kepemimpinan Karang Taruna Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi berlangsung dalam suasana kondusif. Fahrudin, yang akrab disapa Ipay, dipercaya menjadi Ketua Karang Taruna Kelurahan Karangtengah melalui proses Temu Karya yang digelar baru-baru ini.
Pemilihan tersebut berlangsung sederhana. Dari sejumlah nama yang muncul, Fahrudin menjadi satu-satunya calon yang memenuhi proses pencalonan hingga akhirnya disepakati untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut secara aklamasi.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Gunungpuyuh, Denis Gojali, yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Karangtengah, mengatakan proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan para ketua unit Karang Taruna di tingkat kewilayahan.
“Teknisnya dipilih langsung oleh ketua unit. Di Kelurahan Karangtengah ada 17 unit, dan para ketua unit tersebut yang menentukan ketua karang taruna kelurahan,” ujar Denis, kepada Radar Sukabumi, pada Selasa (1/9).
Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga proses regenerasi kepemimpinan tetap berjalan secara demokratis dan sesuai dengan kondisi organisasi di tingkat kelurahan. Karena dalam prosesnya hanya terdapat satu calon, pemilihan kemudian dilakukan secara aklamasi.
Temu Karya tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat. Di antaranya Camat Gunungpuyuh, Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Lurah Karangtengah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, jajaran Karang Taruna Kecamatan Gunungpuyuh, serta para ketua Karang Taruna unit se-Kelurahan Karangtengah.
Bagi Denis, pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, regenerasi diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai hal positif yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan baru sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia berpesan agar kepengurusan baru tidak meninggalkan program-program yang selama ini sudah baik. Salah satu pekerjaan yang dinilai penting adalah membangun basis data organisasi secara lebih tertata dan memanfaatkan teknologi digital.
“Yang sudah baik dilanjutkan. Kemudian salah satunya membenahi database secara digital,” katanya.
Menurut Denis, keberadaan database yang tertata akan membantu Karang Taruna dalam memetakan potensi anggota sekaligus kebutuhan masyarakat. Data tersebut nantinya dapat menjadi pijakan dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia.
Selain itu, Karang Taruna Kelurahan Karangtengah didorong tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial, tetapi mampu menggali berbagai potensi yang dimiliki wilayah. Potensi tersebut mencakup sumber daya manusia, sumber daya alam hingga kebudayaan lokal.
“Potensi-potensi SDM, SDA dan kebudayaan di wilayah harus terus digali,” ujarnya.
Denis juga mendorong kepengurusan baru untuk melihat dan mengoptimalkan keberadaan ruang atau fasilitas umum yang dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, salah satunya kawasan Cipelang Herang.
Ia menilai, tempat tersebut memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pengelolaan yang baik, keberadaan fasilitas umum dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, kegiatan sosial, olahraga, maupun aktivitas kepemudaan lainnya.
Pihaknya berharap dengan kepemimpinan Fahrudin, Karang Taruna Kelurahan Karangtengah yang baru semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan tersebut dituntut tidak hanya aktif ketika ada kegiatan tertentu, tetapi mampu membangun program berkelanjutan berdasarkan potensi dan persoalan yang ada di lingkungan.
“Regenerasi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi kepengurusan baru untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kelurahan, Karang Taruna Kecamatan Gunungpuyuh, para ketua unit, serta berbagai unsur masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia berharap, Karang Taruna Karangtengah dapat menjadi wadah yang mampu menghubungkan potensi pemuda dengan kebutuhan pembangunan di tingkat kelurahan, sekaligus melahirkan lebih banyak kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (ris)

3 hours ago
5
















































