Rayyan, Siswa SDIT Adzkia 3 Sukabumi dengan Segudang Prestasi

2 hours ago 5
 Sarfaraz Abdurrahman Ar Rayyan, siswa SDIT Adzkia 3 Sukabumi sekaligus Ketua ASO, memegang piala dan piagam penghargaan yang diraihnya. (dok/radarsukabumi).

SUKABUMI – Siswa kelas 6 SDIT Adzkia 3 Kota Sukabumi, Sarfaraz Abdurrahman Ar Rayyan, mengikuti Lomba Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) yang digelar di Bekasi pada 18 Juli 2026. Pada ajang tersebut Sarfaraz berhsil meraih juara Harapan 3 MHQ Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat .

Keikutsertaan Rayyan dalam ajang tersebut menjadi salah satu pengalaman penting dalam mengembangkan kemampuan hafalan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya dalam mengikuti perlombaan.

Dalam persiapannya, Rayyan rutin menjaga hafalan melalui murojaah dan meluangkan waktu di tengah kesibukan belajar di sekolah. Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti perlombaan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

“Saya bersyukur bisa mengikuti lomba MHQ ini. Dari lomba ini saya belajar untuk lebih rajin menjaga hafalan, lebih disiplin, dan berusaha memberikan yang terbaik. Saya juga belajar bahwa menghafal Al-Qur’an bukan hanya untuk mengikuti lomba, tetapi harus terus dijaga dan diamalkan,” ungkap Rayyan.

Selain aktif dalam kegiatan keagamaan, Rayyan juga dipercaya menjadi Ketua Adzkia Students Organization (ASO) di SDIT Adzkia 3 Kota Sukabumi.

Sebagai ketua organisasi siswa, Rayyan mendapatkan pengalaman dalam menjalankan kepemimpinan, bekerja sama dengan teman, berkomunikasi, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.

Pengalaman menjaga hafalan Al-Qur’an dan menjalankan organisasi menjadi bagian dari proses pendidikan yang dijalaninya. Keduanya memberikan pengalaman bagi Rayyan untuk belajar disiplin, bertanggung jawab, dan percaya diri.

Rayyan merupakan anak pertama dari pasangan Seni Nisa Akmaliah, seorang guru, dan  Sandi Alamsyah, yang merupakan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Orang tua Rayyan mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian putranya. Namun, mereka berharap Rayyan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalan, memiliki akhlak yang baik, bertanggung jawab, dan tetap rendah hati.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan pencapaian Rayyan. Namun, yang paling kami harapkan bukan hanya prestasinya. Kami ingin Rayyan terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, memiliki akhlak yang baik, dan tetap rendah hati dalam setiap pencapaiannya,” ungkap orang tua Rayyan.

Sementara itu, Kepala SDIT Adzkia 3 Kota Sukabumi, Nurzamal Syaeful Rohman,  memberikan apresiasi atas keterlibatan Rayyan dalam lomba MHQ maupun aktivitas organisasi di sekolah.

Menurutnya, prestasi akademik dan pengembangan karakter siswa perlu berjalan beriringan. Sekolah juga berupaya memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas pencapaian Rayyan. Ia tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam bidang Al-Qur’an melalui MHQ, tetapi juga dipercaya menjalankan amanah sebagai Ketua ASO. Bagi kami, prestasi dan karakter harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh Rayyan melalui kegiatan perlombaan dan organisasi dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki karakter yang baik dan bertanggung jawab. (wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |