Nusa Putra University Siapkan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Talenta Robotik

3 hours ago 5
Founder sekaligus CEO Sukarobot Academy Japar Sidik (kiri) saat menyerahkan penghargaan kepada Wakil Rektor 3 Nusa Putra University, Muhammad Muslih dalam ajang Sukabumi Robotic Competition (SRC) ke-5 di Nusa Putra University, Sukabumi, MInggu (30/8/2026). Kompetisi robotik tingkat nasional ini menjadi wadah bagi talenta muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan teknologi dan robotika.(dok/radarsukabumi)

SUKABUMI – Nusa Putra University (NPU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sukabumi Robotic Competition (SRC) ke-5 tingkat nasional yang berlangsung 29–30 Agustus 2026.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi robotik, SRC tahun ini membawa kabar penting bagi para talenta muda. Nusa Putra University menyiapkan beasiswa pendidikan dengan total sekitar Rp3 miliar bagi peserta berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di NPU.

Kompetisi yang digelar di lingkungan Nusa Putra University tersebut diikuti 255 peserta dari berbagai daerah. Tahun ini, SRC mengusung tema “GreenTech & AI: Autonomous Robots for Sustainable Future” dengan menghadirkan 12 kategori perlombaan untuk berbagai jenjang pendidikan.

Direktur Sukarobot Academy, Japar Sidik, mengatakan penyelenggaraan SRC ke-5 menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas kompetisi.

“Alhamdulillah SRC yang ke-5 ini ada perkembangan, peningkatan dari jumlah peserta dan juga peningkatan dari kualitas dalam penilaian juri. Juri dari luar juga hadir,” ujar Japar.

Menurutnya, pemilihan tema AI dan lingkungan tidak terlepas dari pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang kini semakin banyak digunakan di dunia pendidikan maupun industri.

“AI ini lagi tren sekarang, lagi ramai di dunia pendidikan ataupun di dunia industri. Makanya untuk kegiatan SRC kali ini kita mengangkat sebuah tema yang berkaitan dengan AI dan juga lingkungan,” jelasnya.

Beragam kategori diperlombakan, mulai dari Robot Soccer, Innovative Challenge, Creative Innovation, Line Follower, Robot Soccer Junior, Fast Building, Coding Scratch, Sumo, Brick Speed hingga Electrical Basic.

Selain menguji kemampuan merakit dan mengoperasikan robot, kategori Creative Innovation memberikan ruang bagi peserta untuk menciptakan gagasan berbasis teknologi yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Wakil Rektor III Nusa Putra University, Muhammad Muslih, menegaskan dukungan terhadap SRC merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mempersiapkan generasi masa depan yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakannya.

Menurutnya, kompetisi robotik memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk melakukan observasi, analisis, menguji kemampuan, sekaligus mempelajari perkembangan teknologi.

“Ini adalah program yang sangat bagus yang harus kita support. SRC ini hadir di Nusa Putra University dan tentunya akan memberikan banyak inspirasi, terutama bagaimana teknologi mau dikenalkan sejak dini kepada anak-anak, mulai dari level TK hingga mahasiswa,” ungkapnya.

Komitmen tersebut diperkuat dengan penyediaan beasiswa sekitar Rp3 miliar bagi peserta berprestasi SRC yang ingin melanjutkan studi di Nusa Putra University.

“Sebagai bentuk komitmen besar Nusa Putra University terhadap kompetisi ini, sejak awal hingga lima tahun kompetisi ini diselenggarakan, kami selalu konsisten memberikan kontribusi berupa beasiswa yang kita siapkan bagi para peserta,” kata Muslih.

“Tahun ini kita sediakan sekitar tiga miliar untuk dapat melanjutkan studi di Nusa Putra University,” lanjutnya.

Bagi NPU, beasiswa tersebut bukan sekadar penghargaan bagi pemenang, melainkan investasi untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi talenta-talenta muda yang telah menunjukkan kemampuan di bidang teknologi dan robotika.

Ketua Umum Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI), Wahyu Dayat, mengapresiasi penyelenggaraan SRC sebagai langkah strategis membangun generasi muda melalui teknologi robotika.

Ia menilai kolaborasi Sukarobot Academy dan Nusa Putra University mampu menciptakan ruang pembelajaran yang mendorong pelajar menjadi lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Ini menjadi langkah yang cukup strategis dan bagus, bagaimana kita bisa membangun generasi muda melalui teknologi robotika untuk lebih kreatif, inovatif dan tentunya adaptif dengan teknologi-teknologi yang saat ini sudah berkembang di Indonesia,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari sektor industri. Salah satu sponsor, Renaldo dari ABC Alkalin, mengatakan pihaknya tertarik mendukung SRC karena melihat kebutuhan energi pada perangkat robotik sekaligus pentingnya memberikan dukungan kepada generasi muda yang tengah belajar teknologi.

Sementara itu, antusiasme orang tua peserta menunjukkan semakin kuatnya minat terhadap robotika sejak usia sekolah. Sejumlah peserta bahkan telah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan sebelumnya melalui latihan coding dan pembelajaran robotika. (wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |