Asah Bakat Sejak Dini, Shazia Academy Gelar Mini Showcase untuk Tingkatkan Percaya Diri Anak

16 hours ago 9
Mini Showcase Shazia AcademySalah satu penampilan Mini Showcase Shazia Academy, para siswa Nampak tampil percaya diri dan bergembira

SUKABUMI – Sorak bangga dan tepuk tangan para orang tua memenuhi ruangan saat puluhan anak tampil bergantian di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, mereka menari, berakting, berbicara di depan publik hingga berbahasa Inggris. Penampilan tersebut menjadi bagian dari Mini Showcase Shazia Academy, sebuah ajang bagi para siswa untuk menunjukkan hasil belajar mereka setelah menyelesaikan satu level pembelajaran.

Owner Shazia Academy, Shabrina Ayu Fadzila, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program “Level Up” yang rutin digelar setiap kali siswa dinyatakan siap naik ke jenjang berikutnya.

“Ini adalah acara level up anak-anak Shazia Academy. Anak-anak yang sudah siap naik level kami berikan kesempatan tampil dalam mini showcase agar mereka bisa menunjukkan apa yang telah dipelajari selama mengikuti kelas kepada orang tua,” ujar Shabrina.

Menurutnya, antusiasme orang tua menjadi salah satu faktor keberhasilan acara. Sejak awal hingga akhir kegiatan, mereka terlihat setia mendampingi sekaligus memberikan dukungan kepada putra-putrinya yang tampil di atas panggung.

“Antusias orang tua luar biasa. Mereka sangat semangat mendampingi dan menyaksikan penampilan anak-anaknya sehingga acara berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Shabrina menjelaskan, Shazia Academy memiliki enam program utama, yakni balet, modern dance, acting, public speaking, modeling, dan English Class. Seluruh program dirancang untuk membangun karakter, keterampilan, sekaligus rasa percaya diri anak sejak usia dini.

Proses pembelajaran dimulai dari kemampuan dasar. Anak-anak tidak hanya diberikan materi teori dan hafalan, tetapi juga praktik secara bertahap hingga akhirnya siap tampil di depan umum.

“Kami benar-benar membimbing mereka dari nol. Anak-anak dibekali materi, latihan praktik, hingga akhirnya mampu tampil percaya diri di depan banyak orang,” jelasnya.

Tak hanya melatih keberanian, Shazia Academy juga membuka peluang bagi siswa yang ingin meniti karier di dunia hiburan. Menurut Shabrina, pihaknya siap menyalurkan anak-anak berbakat apabila ada tawaran dari industri hiburan maupun rumah produksi.

“Kalau ada kebutuhan dari dunia entertainment atau production house, kami siap menyalurkan anak-anak yang memiliki potensi untuk tampil di film, sinetron, maupun berbagai produksi lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejumlah alumni Shazia Academy telah membuktikan hasil pembinaan tersebut. Ada yang sudah terlibat dalam proses syuting, menjadi master of ceremony (MC), hingga sukses berkarier sebagai penyiar radio.

Dari enam program yang tersedia, English Class, Public Speaking, Dance, dan Balet menjadi kelas yang paling banyak diminati. Hingga tahun ini, Shazia Academy membina sekitar 60 siswa dengan rentang usia yang beragam.

Salah satu siswa, Ghisell, mengaku senang belajar di Shazia Academy, khususnya di kelas acting. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi seorang artis.

“Aku senang belajar di Shazia Academy. Aku ikut kelas acting karena memang ingin jadi artis,” ujarnya.

Ghisell mengaku mengidolakan artis muda Anantya Kirana. Selama mengikuti kelas, ia belajar banyak hal, mulai dari teknik berekspresi hingga berbicara di depan banyak orang.

“Aku belajar ekspresi dan ngomong di depan banyak orang. Sekarang jadi lebih berani,” katanya.

Sementara itu, orang tua Ghisell, Putri Pratiwi, mengaku memasukkan putrinya ke Shazia Academy karena melihat bakat akting yang sudah muncul sejak usia empat tahun.

“Sejak kecil Ghisell memang suka sekali berakting. Kebetulan di Shazia Academy ada kelas acting, jadi saya tertarik mendaftarkannya,” tutur Putri.

Ia merasakan perubahan yang signifikan setelah putrinya mengikuti pembelajaran di akademi tersebut. Selain kemampuan akting yang semakin berkembang, rasa percaya diri Ghisell juga meningkat pesat.

“Alhamdulillah sekarang kemampuan aktingnya jauh lebih baik. Yang paling terasa adalah keberaniannya tampil di depan banyak orang. Dulu Ghisell termasuk anak yang pemalu, sekarang lebih percaya diri,” ujarnya.

Melalui kegiatan Mini Showcase, Shazia Academy berharap setiap anak memiliki ruang untuk mengembangkan bakat, menumbuhkan keberanian, serta membangun karakter positif sejak dini. Bagi para orang tua, panggung sederhana itu bukan sekadar pertunjukan, melainkan bukti nyata perjalanan belajar anak-anak menuju pribadi yang lebih percaya diri dan siap menghadapi masa depan.(wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |