OJK Catat Simpanan Pelajar di Sumbar Capai Rp262,48 Miliar

6 hours ago 11

Langgam.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat mencatat total simpanan pelajar di Sumbar mencapai Rp262,48 miliar. Angka tersebut berasal dari 1,48 juta rekening simpanan pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra mengatakan, capaian tersebut menunjukkan Program KEJAR terus berkembang dalam mendorong budaya menabung sejak usia dini.

“Hingga Juli 2025, program KEJAR di Sumatera Barat telah mencapai 1,48 juta jumlah rekening simpanan pelajar dengan total simpanan mencapai Rp262,48 miliar,” ujar Roni dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Sumatera Barat 2026 di UPI Exhibition Hall, Kota Padang, Kamis (20/8/2026).

Puncak HIM Sumbar 2026 mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” dan dihadiri lebih dari 500 peserta. Mereka terdiri dari pimpinan dan asosiasi industri jasa keuangan, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, serta guru dan pelajar dari berbagai daerah di Sumbar.

Menurut Roni, peringatan Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memperluas akses masyarakat, khususnya pelajar, terhadap layanan keuangan formal.

Program KEJAR sendiri menjadi salah satu upaya mendorong pelajar memiliki rekening tabungan sejak dini. Dengan memiliki rekening, pelajar diharapkan terbiasa menyisihkan uang dan mulai belajar mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, OJK Sumbar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berhasil dalam implementasi Program KEJAR.

Untuk kategori Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kabupaten Padang Pariaman menjadi pemenang implementasi KEJAR terbaik. Sementara Kota Solok dan Kabupaten Solok masuk nominasi.

Pada kategori bank umum, PT Bank Nagari meraih penghargaan implementasi KEJAR terbaik. Sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Padang dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Cabang Padang masuk nominasi.

Untuk kategori BPR/BPRS, PT BPR Gema Pesisir menjadi pemenang, disusul PT BPRS Jam Gadang Perseroda dan PT BPR Samudera Perseroda sebagai nominasi.

Sementara kategori satuan pendidikan dimenangkan SMP Negeri 4 Lubuk Alung yang merupakan mitra PT Bank Nagari. SMP Negeri 4 Batang Anai dan SD Negeri 08 Painan Selatan masuk sebagai nominasi.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Menurut Mahyeldi, budaya menabung dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial. Kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara rutin juga dinilai memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian.

Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, akan terus mendukung pelaku usaha jasa keuangan dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Termasuk mendorong berbagai inovasi produk dan layanan keuangan agar semakin terjangkau, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

OJK Sumbar berharap momentum Hari Indonesia Menabung tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat kebiasaan menabung dan kecakapan masyarakat dalam mengelola keuangan.

Melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), OJK terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk membangun masyarakat yang semakin cakap mengelola keuangan, inklusif dalam mengakses layanan keuangan, dan lebih sejahtera. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |