Hadir di IIGCE 2026, Solok Selatan Perluas Kerja Sama Pengembangan Panas Bumi

8 hours ago 10

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memanfaatkan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 sebagai momentum memperluas peluang kerja sama dan investasi dalam pengembangan energi panas bumi di daerah tersebut.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menghadiri Opening Ceremony IIGCE 2026 yang digelar di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Forum internasional tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi dan berbagai pemangku kepentingan sektor panas bumi. Kehadiran Solok Selatan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi panas bumi sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangannya.

Solok Selatan diketahui memiliki potensi panas bumi yang besar, terutama di kawasan Muara Labuh. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan panas bumi yang telah dikembangkan untuk mendukung penyediaan energi bersih melalui Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh yang dioperasikan PT Supreme Energy Muara Laboh.

Potensi tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Solok Selatan dalam mengembangkan energi terbarukan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bagi Kabupaten Solok Selatan, panas bumi merupakan salah satu potensi energi terbarukan yang sangat strategis. Dengan potensi panas bumi yang kita miliki, kita terus mendorong pengelolaan energi bersih yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Khairunas, dalam siaran resmi, dikutip Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, pengembangan panas bumi tidak semata-mata berkaitan dengan penyediaan energi bersih. Pemanfaatan potensi tersebut juga harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor dan pelaku industri panas bumi.

“Kami berharap kehadiran pada forum ini semakin membuka ruang kerja sama dan investasi untuk pengembangan potensi panas bumi di Solok Selatan, menuju daerah yang makin maju dan sejahtera,” katanya.

Selain memiliki potensi panas bumi Muara Laboh, Solok Selatan juga berada dalam kawasan yang memiliki sumber daya panas bumi yang cukup besar. Pengembangan energi tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendorong transisi menuju energi bersih sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

Kehadiran pemerintah daerah dalam IIGCE 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dengan pemangku kepentingan sektor panas bumi. Kerja sama yang terbangun diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan pembangkit, tetapi juga dapat membuka peluang bagi sektor pendukung, investasi dan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen Pemkab Solok Selatan terhadap pengembangan panas bumi juga terlihat dari kehadiran Wakil Bupati H. Yulian Efi dalam rangkaian IIGCE 2026. Ia mengikuti kegiatan secara daring dari PT Supreme Energy Muara Laboh di Solok Selatan.

Dengan potensi panas bumi yang dimiliki dan dukungan investasi yang telah berjalan, Solok Selatan terus mendorong sektor energi terbarukan tersebut menjadi salah satu penggerak pembangunan daerah.

Pemkab berharap forum IIGCE 2026 dapat menjadi pintu masuk bagi semakin luasnya kerja sama pengembangan panas bumi, sehingga potensi energi bersih Solok Selatan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |