Langgam.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Negeri 2 Padang. Tak hanya di bidang akademik, sejumlah siswa sekolah tersebut juga menunjukkan kemampuan di bidang olahraga dengan meraih prestasi dalam berbagai kejuaraan karate dan pencak silat.
Berdasarkan catatan sekolah, sedikitnya delapan siswa berhasil meraih prestasi dalam sejumlah kompetisi. Mereka meraih juara pada berbagai nomor pertandingan, mulai dari kata dan kumite hingga pencak silat.
Siswa kelas 7.5, Nadhifa Grimonia, berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Bearwong Open Kata Beregu Putri. Prestasi serupa diraih Lathif Farras Prihardi, juga dari kelas 7.5, yang menjadi Juara 1 Kata Beregu Putra.
Sementara itu, Mauli Zanna Panjaitan dari kelas 7.8 meraih Juara 2 Open Kumite Pemula Putri yang digelar PT Semen Padang. Eshan Raja Muda Bintang Madoan dari kelas 7.5 juga meraih Juara 2 Kumite 35 kilogram Pemula Putra pada Bearwong Karate Open Championship 2.
Prestasi lainnya ditorehkan Latifa Khansa dari kelas 9.1. Ia berhasil meraih Juara 2 Open Cadet Putri sekaligus Juara 1 Festival Cadet Putri dalam Kejuaraan Bearwong.
Rekannya, Irama Satwal, juga dari kelas 9.1, meraih Juara 2 Open Cadet Putra.
Di nomor lainnya, Ayulia Rahmadhani meraih Juara 1 Kata Pemula Putri dan Juara 3 Kumite. Sementara Daffiel Kenzio Fathan dari kelas 8.8 berhasil meraih Juara 2 pada Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup.
Kepala SMP Negeri 2 Padang Dina Ayudia mengatakan, sekolah terus memberikan dukungan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.
Dukungan itu, kata dia, tidak hanya diberikan dalam bentuk motivasi, tetapi juga dengan menyediakan ruang dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan siswa untuk menunjang latihan.
“Kami selalu mendukung dan memberi motivasi kepada anak-anak untuk terus menggali kemampuan di bidang yang mereka minati. Kami juga memberikan izin seluas-luasnya bagi anak-anak yang memiliki keterampilan di bidang tersebut untuk berlatih dan menggunakan fasilitas, termasuk lapangan sekolah,” ujar Dina, Selasa (18/8/2026).
Menurut Dina, pembinaan potensi siswa dilakukan sejak mereka memasuki kelas VII. Pihak sekolah terlebih dahulu mendata minat dan bakat siswa, kemudian mengarahkan mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai.
SMP Negeri 2 Padang memiliki sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai perlombaan. Di antaranya Pasukan Keamanan Sekolah (PKS), olimpiade, dan syahril Quran.
“Setelah minat siswa terdata, kami memberikan pelatihan. Ada pelatih yang kami datangkan dari luar dan ada juga yang dibimbing oleh guru bidang studi di sekolah,” katanya.
Dina menilai capaian para siswa menjadi bukti bahwa pengembangan potensi di luar bidang akademik juga memiliki peran penting dalam proses pendidikan.
Karena itu, sekolah akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan mereka sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih.
Ia berharap prestasi nonakademik tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang mereka cita-citakan.
“Harapan kami, prestasi nonakademik yang telah mereka raih dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan sekolah yang mereka inginkan dan tetap dipertahankan untuk masa depan mereka,” tuturnya.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan dan mengasah bakat mereka.
Dengan dukungan sekolah, guru, serta fasilitas latihan yang memadai, potensi olahraga para siswa SMP Negeri 2 Padang diharapkan terus berkembang dan melahirkan prestasi-prestasi baru. (WAN)

7 hours ago
6















































