Peringatan HUT RI, Dirut PT Semen Padang: Momentum Kembali Rebut Kepercayaan Pasar

7 hours ago 6

Langgam.id — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PT Semen Padang menjadi momentum bagi seluruh insan perusahaan untuk bangkit, memperkuat daya saing, dan kembali merebut kepercayaan pasar.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (17/8/2026).

Pri mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk kerja keras, keberanian menghadapi tantangan, serta komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan bangsa.

Menurutnya, 81 tahun lalu para pejuang Indonesia disatukan oleh satu tekad untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Semangat tersebut, kata Pri, harus diteruskan oleh insan PT Semen Padang dalam menghadapi tantangan perusahaan saat ini.

“Bagi kita, insan PT Semen Padang, medan perjuangan itu adalah menjaga, mempertahankan, dan membesarkan perusahaan yang kita cintai. Kita bukan sekadar berbicara tentang pabrik, produksi, penjualan, atau target RKAP,” ujar Pri.

Ia menegaskan, perjuangan insan perusahaan saat ini adalah memastikan PT Semen Padang tetap tumbuh, sehat, kompetitif, dan mampu memberikan manfaat yang luas.

Karena itu, setiap insan perusahaan harus memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan perusahaan. Terlebih, persaingan industri semen semakin ketat seiring perubahan teknologi, dinamika pasar, serta perubahan kebutuhan konsumen.

“Kita memiliki sejarah panjang, pengalaman, aset, dan sumber daya manusia yang kuat. Yang paling penting, kita memiliki semangat untuk terus berjuang, menghadapi tantangan, dan bangkit bersama,” katanya.

Pri juga mengingatkan bahwa PT Semen Padang bukan sekadar entitas bisnis. Perusahaan yang berdiri sejak 1910 itu merupakan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus bagian dari aset bangsa dan warisan industri nasional.

Lebih dari satu abad perjalanan, PT Semen Padang telah melewati berbagai perubahan zaman, dinamika ekonomi, krisis, pandemi, hingga proses transformasi perusahaan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ke depan.

Untuk itu, seluruh insan perusahaan diminta tidak takut terhadap perubahan. Kemampuan beradaptasi dan melahirkan inovasi dinilai menjadi kunci agar perusahaan mampu bertahan sekaligus meningkatkan daya saing.

“Dinamika industri semen, persaingan pasar yang semakin ketat, perkembangan teknologi, serta perubahan kebutuhan konsumen harus dijawab dengan keberanian beradaptasi dan menghadirkan inovasi,” ujarnya.

Busana Nusantara Warnai Upacara

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PT Semen Padang juga berlangsung dalam nuansa keberagaman budaya Nusantara. Jajaran direksi, komisaris, dan pimpinan perusahaan tampil mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah.

Pri Gustari Akbar mengenakan busana adat pria Minangkabau bernuansa merah. Sementara Direktur Keuangan Iskandar Z Lubis tampil dengan pakaian adat Aceh. Direktur Operasi Andria Delfa mengenakan busana adat laki-laki Minangkabau dari Solok.

Nuansa adat Minangkabau juga terlihat pada busana Komisaris Utama PT Semen Padang Prof. Werry Darta Taifur yang mengenakan pakaian datuk Minangkabau. Komisaris Resiya Syafri tampil dengan busana perempuan Minangkabau berciri Bundo Kanduang, sedangkan Komisaris Ilham Aldelano Azre mengenakan busana adat Minangkabau.

Keberagaman juga terlihat dari jajaran Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) yang mengenakan baju basiba. Para staf pimpinan turut mengenakan busana Melayu, datuk, dan demang.

Keragaman busana tersebut menjadi simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus penghormatan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Drama Perjuangan dan SPORTALYMPIC

Semarak peringatan kemerdekaan semakin terasa dengan pertunjukan drama teatrikal oleh Semen Padang School yang mengangkat kisah perjuangan para pahlawan merebut kemerdekaan.

Penampilan para pelajar melalui gerak, dialog, dan adegan perjuangan mengajak peserta upacara mengenang kembali pengorbanan para pendahulu bangsa sekaligus menanamkan nilai patriotisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penutupan SPORTALYMPIC PT Semen Padang 2026. Pri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menunjukkan semangat, kekompakan, serta sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Menurutnya, nilai kebersamaan yang terbangun melalui SPORTALYMPIC harus dibawa ke lingkungan kerja untuk memperkuat kolaborasi dan menghadapi tantangan perusahaan.

“Inilah saatnya kita berdiri tegak, bergerak serentak, dan bekerja tanpa ragu. Inilah saatnya kita menyatukan tekad dan mengatakan bersama-sama: Bangkitlah Semen Padang! Dirgahayu Republik Indonesia! Semen Padang bangkit, Semen Padang jaya, merdeka!” serunya.

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas kemerdekaan di Lapangan Cubadak, Indarung. Karyawan PT Semen Padang, APLP, dan anggota FKIKSP mengikuti sejumlah permainan dengan penuh antusias.

Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta juga mengikuti mengheningkan cipta dan doa bersama sebagai bentuk empati serta solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Peringatan kemerdekaan di lingkungan PT Semen Padang pun tidak hanya menjadi perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, membangun semangat kebersamaan, dan meneguhkan tekad perusahaan untuk bangkit serta kembali merebut kepercayaan pasar. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |