SMPN 1 Gegerbitung Kembali Tampil Memukau di TMII, Buktikan Konsistensi Prestasi Seni di Level Nasional

2 days ago 37

SUKABUMI — SMP Negeri 1 Gegerbitung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada perayaan Tahun Baru, 1 Januari lalu, Tim Kesenian SMPN 1 Gegerbitung tampil memukau di ajang pagelaran budaya yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Penampilan ini sekaligus menegaskan posisi SMPN 1 Gegerbitung sebagai sekolah yang konsisten melestarikan seni budaya daerah dan menjadi “langganan” tampil di berbagai event nasional.

Sebanyak 70 siswa dan siswi diberangkatkan untuk mengikuti acara bertema Jelajah Budaya, dengan membawakan beragam tarian tradisional khas Jawa Barat. Di antaranya adalah Tari 5 Wanda, Ragam Gerak Periangan dan Sukabumi Tari Payung Gelis yang melibatkan 60 penari, serta Tari Wayang Periangan. Seluruh penampilan tersebut sukses mencuri perhatian penonton dan mendapat apresiasi tinggi dari para pengunjung TMII.

Pembina ekstrakurikuler tim kesenian SMPN 1 Gegerbitung, Ilham Fauzi, menjelaskan bahwa kesempatan tampil di TMII bukanlah hal yang datang secara instan. Menurutnya, tim kesenian sekolah secara rutin menggelar pagelaran, sehingga banyak pihak yang tertarik dan kemudian mengundang mereka untuk tampil di berbagai acara besar, termasuk di TMII.

“Awalnya kita sering bikin pagelaran. Dari situ ada yang suka dan akhirnya minta tampil di TMII. Kita juga bekerja sama dengan beberapa pihak, dan kebetulan acara ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru, 1 Januari,” ungkap Ilham.

Ia menambahkan, proses latihan dilakukan dengan sangat serius dan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk menguasai gerak dasar hingga penampilan utuh, tim kesenian menjalani latihan selama kurang lebih lima bulan, dengan jadwal latihan rutin setiap hari Jumat serta latihan tambahan di luar jadwal.

“Latihan itu kunci utama. Anak-anak berlatih berbulan-bulan agar gerakan, kekompakan, dan ekspresi benar-benar matang saat tampil di panggung nasional,” tambahnya.

Dari sisi penampilan, seluruh kostum yang dikenakan para penari disponsori oleh IF Studio, yang turut mendukung penuh kegiatan seni budaya siswa SMPN 1 Gegerbitung.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Gegerbitung, Atin Kartini Sanusi, menyampaikan bahwa penampilan tim kesenian sekolah di TMII benar-benar sangat memukau dan membanggakan. Menurutnya, tarian tradisional Jawa Barat yang dibawakan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda Indonesia.

“Penampilan ini mengajak anak-anak hebat Indonesia untuk lebih mencintai budaya daerah sebagai bagian dari ekspresi budaya Nusantara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Tim Kesenian Sekolah SMPN 1 Gegerbitung selaras dengan motto ekstrakurikulernya, yakni Rendah Hati, Mandiri, dan Berprestasi. Melalui kegiatan seni, para siswa diarahkan untuk tumbuh menjadi pribadi yang positif, kreatif, dan berkarakter.

“Dengan aktif berkarya seni dan giat berlatih, anak-anak bisa terhindar dari hal-hal negatif seperti tawuran, bermain gawai berlebihan, hingga terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak jelas. Seni membentuk disiplin dan karakter,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan positif sesuai dengan bakat masing-masing. “Ayo ikuti kegiatan positif yang akan mengantarkan kalian menjadi anak-anak hebat Indonesia dengan talenta yang dimiliki,” pesannya singkat.

Dukungan juga datang dari Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Devi, yang menyebut bahwa tampilnya siswa-siswi SMPN 1 Gegerbitung di TMII merupakan kebanggaan besar bagi Kabupaten Sukabumi.

“Dengan tampilnya anak-anak SMPN 1 Gegerbitung di TMII, Kabupaten Sukabumi menjadi lebih dikenal luas. Mereka bisa menjadi duta wisata daerah,” ujarnya.

Menurutnya, penampilan para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan berkesenian, tetapi juga menggambarkan bahwa anak-anak Sukabumi mampu menumbuhkan karakter yang kuat melalui seni budaya.

Prestasi ini menambah daftar panjang kiprah Tim Kesenian SMPN 1 Gegerbitung di level nasional. Sepanjang tahun 2024, tim kesenian sekolah ini juga tercatat pernah tampil di ajang besar, termasuk di Liga BRI Indonesia, membuktikan bahwa seni tradisional mampu tampil berdampingan dengan event nasional modern.(wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |