SMKN 2 Kota Sukabumi Raih Juara Nista Anugerah Gapura Pancawaluya 2025

12 hours ago 11

SUKABUMI – Prestasi membanggakan kembali diraih SMKN 2 Kota Sukabumi di penghujung tahun 2025. Sekolah vokasi unggulan tersebut berhasil meraih Juara Nista Anugerah Gapura Pancawaluya 2025, sebuah penghargaan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 30 Desember 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa SMKN 2 Kota Sukabumi tidak hanya fokus pada kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pembangunan budaya sekolah yang sehat, aman, dan berkarakter sesuai dengan program Pancawaluya yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Kota Sukabumi, Slamet Widodo, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menyebut bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, karena kita sekolah negeri, kita dicanangkan program Pak Gubernur mengenai Pancawaluya. Dan alhamdulillah, bahkan sebelum program gubernur diluncurkan, kita sudah melakukan itu. Program ini selaras dengan sport system dari Wingsfood yang sudah berjalan di sekolah kami,” jelasnya.

Menurut Widodo, koordinasi yang solid menjadi faktor utama. Di bawah kepemimpinan Waka Kesiswaan Erna Mulyaningsih, seluruh elemen sekolah digerakkan, termasuk Osis, tim kesehatan remaja, hingga guru-guru.

SMKN 2 Kota Sukabumi dikenal aktif menjalankan berbagai rutinitas pendukung kesehatan dan karakter siswa. Setiap hari Rabu, sekolah menjalankan K3S yang dikemas dengan beragam kegiatan menarik, seperti Senam Gembira, Senam Ceria, Kegiatan Iterasi dan Kebersihan dan Ketertiban Kelas

Semua aktivitas tersebut kemudian divisualisasikan dan dipublikasikan di media sosial sekolah di bawah pengelolaan Bu Wida bersama tim media. Aktivitas medsos inilah yang turut menjadi nilai tambah dalam proses penilaian lomba Gapura Pancawaluya.

“Mungkin dari medsos juga terlihat, karena semua kegiatan kami tampilkan dengan konsisten. Dan alhamdulillah, itu menjadi bagian dari pertimbangan hingga akhirnya SMKN 2 meraih juara 3 di wilayah KCD V,” tambah Slamet.

Salah satu inovasi unggulan SMKN 2 Kota Sukabumi adalah NGABASO (Ngabring ka Sakola), yaitu gerakan siswa berangkat sekolah dengan berjalan kaki. Sekolah bahkan membuat jalur hijau khusus pejalan kaki sebagai fasilitas pendukung.

“Kenapa kita buat jalur hijau? Karena dunia industri juga menerapkan kebiasaan seperti itu. Sebagai sekolah kejuruan, kami ingin siswa terbiasa dengan budaya perusahaan sejak dini,” ujarnya.

Program ini bukan hanya menyehatkan, tetapi juga mengurangi emisi kendaraan, menumbuhkan kedisiplinan, serta menginternalisasi nilai-nilai ramah lingkungan.

Selain program kesehatan dan lingkungan, SMKN 2 juga memperkuat sisi espiritual dan karakter peserta didik. Setiap hari Jumat, kegiatan religius menjadi rutinitas sebelum pembelajaran dimulai.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Tilawah Al-Qur’an, Shalawat, Salat Dhuha, Kuliah Dhuha serta dilanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler

Semua kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keimanan siswa, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan positif dan disiplin yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Menariknya, Ia menegaskan bahwa SMKN 2 sebenarnya tidak menjadikan juara sebagai tujuan utama.

“Targetnya, kalau juara itu hanya bonus. Karena sebelumnya pun kami sudah menjalankan program ini. Kami konsisten saja, dan ternyata diapresiasi,” ujarnya.

Konsistensi tersebut juga dibarengi dengan sinergi kuat dengan dunia industri. Sebagai sekolah kejuruan, SMKN 2 telah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan, sehingga lulusan-lulusannya terserap dengan baik di dunia kerja.

“Alhamdulillah, lulusan dari kami banyak yang terserap perusahaan. Ini bukti bahwa budaya dan program yang kami bangun relevan dengan kebutuhan industri,” tutupnya.(wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |