Sekda Sumbar Lantik 4 Pejabat Eselon III, Tegaskan Jabatan Ditentukan Berdasarkan Kinerja

10 hours ago 11

Langgam.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Sumbar) Arry Yuswandi melantik empat pejabat administrator atau eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Ruang Pola Lantai III Kantor Gubernur Sumbar. Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 821/4178/BKD-2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Administrator Eselon III di Lingkungan Pemprov Sumbar.

Empat pejabat yang dilantik yakni Ade Pratama, S.STP., M.M. sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Sumbar.

Kemudian, Ichsan Khalis, S.STP., M.M. dilantik sebagai Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Sumbar. Sebelumnya, ia merupakan Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar.

Selanjutnya, Syukri Piter Nugraha, S.STP., M.I.Kom. dipercaya sebagai Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah pada Biro Administrasi Pembangunan Setda Sumbar. Sebelumnya, ia menjabat Analis Kebijakan Ahli Muda pada Biro Administrasi Pembangunan.

Sementara itu, Herry Maizani, S.P., M.Si. dilantik sebagai Kepala Bidang Perkebunan Tanaman Tahunan dan Penyegar pada Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar. Sebelumnya, ia merupakan Peneliti Ahli Muda pada Badan Penelitian dan Pengembangan Sumbar.

Dalam sambutannya, Arry menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Sumbar dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dengan mempertimbangkan kinerja, kompetensi, sikap dan perilaku ASN.

Menurutnya, promosi, mutasi maupun demosi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Namun, setiap perubahan posisi harus dipahami sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap kinerja dan kapasitas aparatur.

“Promosi, mutasi, demosi ukurannya adalah kinerja. Kinerja itu tidak hanya yang dihitung secara jumlah intensitas pekerjaan atau kuantitatif, tapi juga dari kualitas hasil dari pekerjaan yang dilaksanakan,” tegasnya.

Arry menjelaskan, penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tidak hanya mengukur hasil pekerjaan, tetapi juga mencakup aspek perilaku. Penilaian tersebut menjadi indikator apakah seorang ASN berada di bawah, sesuai, atau di atas ekspektasi pimpinan.

Ia meminta ASN memahami penilaian yang diberikan pimpinan bukan sekadar sebagai angka atau evaluasi administratif, tetapi juga sebagai bentuk harapan agar kinerja dapat terus ditingkatkan.

“Dalam hasil penilaian SKP, orang yang dinilai harusnya bisa memahami bahwa penilaian yang diberikan oleh atasannya itu sebenarnya mengandung harapan. Tidak hanya menilai sesuai kenyataan, tapi ada harapan di dalamnya,” katanya.

Arry juga menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Sumbar tidak dilakukan berdasarkan permintaan pribadi ASN maupun usulan dari pihak luar.

Ia memastikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah tidak memperkenankan pengisian jabatan berdasarkan permintaan ASN.

“Kalau ada yang mengatakan, ‘Pak, saya ingin ditempatkan di situ,’ Pak Gubernur sampai hari ini tidak pernah memperkenankan atau menyetujui permintaan tersebut. Saya pastikan itu,” tegas Arry.

Kepada empat pejabat yang baru dilantik, Arry mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga meminta pejabat tidak merasa menjadi sosok paling hebat atau paling dibutuhkan dalam organisasi.

Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat dalam menjalankan tugas sangat bergantung pada kemampuan membangun kerja sama dengan seluruh unsur organisasi.

“Amanah ini tidak akan pernah sukses jika hanya dikerjakan oleh si pemegang amanah itu sendiri tanpa dukungan rekan kerja, atasan serta bawahan. Oleh karena itu, menjaga soliditas internal itu penting,” ujarnya.

Arry juga mengajak seluruh ASN menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, nyaman dan penuh kebersamaan. Menurutnya, pekerjaan pemerintahan tidak mungkin diselesaikan seorang diri sehingga diperlukan kolaborasi dan saling mendukung antarpersonel.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, Kepala BKD Sumbar Fitriati, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Sumbar Nolly Eka Mardianto, Kepala Kesbangpol Sumbar Febrina Tri Susila Putri, Kepala Biro Administrasi Pembangunan serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |