Langgam.id — Minang Diaspora Network Global dari Malaysia menelusuri jejak leluhur Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kunjungan tersebut dilakukan dengan mendatangi sejumlah lokasi wisata, budaya, dan situs bersejarah Minangkabau.
Rombongan yang dipimpin Ketua Delegasi Minang Diaspora Network Global Prof. Madya DR. Norailis AB Wahab itu diterima Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Selasa (8/9/2026) malam di Indojolito Batusangkar.
Sebelum dijamu makan malam oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, rombongan mengunjungi sejumlah lokasi yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan kebudayaan Minangkabau.
Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya Masjid Islah dan Kuburan Panjang di Nagari Pariangan, Batu Batikam, Batu Basurek, Istano Basa Pagaruyung, serta UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Presiden Minang Diaspora Network-Global Prof. Fasli Jalal mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum bagi generasi keturunan Minangkabau di Malaysia untuk mengenal lebih dekat asal-usul dan sejarah leluhurnya.
“Ada sekitar 600 ribu generasi keturunan Minang yang menjadi warga Malaysia saat ini. Seperti yang berkunjung hari ini merupakan para akademisi yang merupakan keturunan Minang, potensi ini yang coba kita maksimalkan,” ujarnya dikutip Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, hubungan emosional keturunan Minangkabau di Malaysia dengan kampung halaman masih cukup kuat. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak diaspora Minang kembali mengunjungi daerah asal leluhurnya.
“Semoga kegiatan ini memberikan dampak ke depan, dan semakin banyak keturunan Minang yang kembali berkunjung ke kampung halaman,” katanya.
Fasli menyebut kunjungan Minang Diaspora Network Global tidak hanya bertujuan wisata dan silaturahmi. Kegiatan tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan.
Adapun tema kunjungan Minang Diaspora tersebut yakni “Mengenal Rumah Asal Peradaban Minangkabau”, “Menelusuri Jejak Leluhur”, “Mengalami Kehidupan Orang Minangkabau”, dan “Minangkabau Mendunia”.
Ketua Delegasi Minang Diaspora Network Global Prof. Madya DR. Norailis AB Wahab juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan fasilitasi yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
“Kami tadi sudah mengunjungi beberapa destinasi wisata dan budaya bersejarah di Tanah Datar, terima kasih atas pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.
Norailis juga mengungkapkan memiliki sebuah film yang diproduksi pada 1920-an tentang Raja Melewar, seorang pangeran utusan Kerajaan Pagaruyung yang dikisahkan memiliki peran dalam menyatukan wilayah-wilayah Minangkabau di Tanah Melayu.
Film tersebut, kata dia, akan direstorasi agar dapat kembali ditonton dan menjadi salah satu bukti sejarah keterikatan Minangkabau dengan Malaysia.
“Insya Allah, film yang menjadi bukti sejarah keterikatan Minangkabau dengan Malaysia kita restorasi, sehingga layak ditonton kembali dan akan kita tayangkan di sini nanti,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyambut baik kedatangan Minang Diaspora Network Global. Ia menyebut meski para keturunan Minang telah tinggal di negara berbeda, hubungan dengan tanah asal tetap perlu dijaga.
“Alhamdulillah, Kabupaten Tanah Datar menjadi salah satu wilayah kunjungan dari Minang Diaspora. Kami ucapkan terima kasih dan rasa bahagia menyambut dunsanak, saudara kami. Walaupun telah berbeda negara namun rasa Minang masih tinggi, kami harap rasa itu terus dipertahankan,” ujarnya.
Ahmad Fadly mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terbuka terhadap peluang kerja sama dengan Minang Diaspora Network Global, baik di bidang pariwisata, budaya, pendidikan maupun bidang lainnya.
Rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi sejumlah lokasi lainnya di Tanah Datar, di antaranya Puncak Pato dan rumah sulaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Sri Mulyani, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alfi Hidayati, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mulkhairi, serta undangan lainnya. (HER)

10 hours ago
13















































