Kaki Palsu Pulihkan Harapan Rahma, Dibantu UPZ Semen Padang Kini Kembali Berjalan dan Berjualan Ayam

6 hours ago 6

Langgam.id — Harapan Rahma Hatta untuk kembali beraktivitas secara mandiri perlahan terwujud. Ibu rumah tangga asal Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, itu kini kembali berjalan dengan lebih baik setelah mendapatkan bantuan kaki palsu.

Tak hanya berjalan, Rahma kini juga sudah mampu mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam untuk membantu perekonomian keluarganya.

Kaki palsu tersebut merupakan bantuan dari Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang melalui program kesehatan dan biaya kemanusiaan.

Bantuan diserahkan Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, kepada Rahma di Kantor UPZ BAZNAS Semen Padang, Senin (31/8/2026).

Rahma kehilangan kaki kirinya akibat kecelakaan pada 2017. Sejak saat itu, aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas. Ia harus mengandalkan tongkat untuk berpindah tempat dan menjalankan berbagai kegiatan.

Kondisi ekonomi keluarga juga membuat Rahma kesulitan memperoleh alat bantu yang sesuai. Suaminya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak tetap.

Kesempatan mendapatkan kaki palsu diketahui Rahma melalui media sosial. Ia kemudian mendatangi kantor UPZ BAZNAS Semen Padang untuk mengajukan permohonan bantuan.

Permohonan tersebut ditindaklanjuti dengan asesmen oleh tim UPZ BAZNAS Semen Padang melalui kunjungan ke kediamannya. Setelah melalui proses tersebut, bantuan kaki palsu akhirnya direalisasikan.

Bagi Rahma, bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu untuk berjalan. Kaki palsu itu memberinya kesempatan untuk kembali menjalankan aktivitas secara lebih leluasa.

“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam,” ujar Rahma.

Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, kaki palsu tersebut membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.

Penanganan kaki palsu Rahma dilakukan melalui Ade Orthopros, workshop yang menangani pembuatan dan perawatan alat bantu bagi pasien ortopedi, rehabilitasi medis, tumbuh kembang, termasuk kaki dan tangan palsu.

Ahli Ortotis Prostetis Orthopros, Ade Saputra, mengatakan Rahma sebenarnya telah menjadi pasien di workshop tersebut sejak 2017. Selama ini, Rahma menggunakan alat bantu dan tongkat untuk menunjang mobilitasnya.

Dalam penanganan terbaru, dilakukan penggantian komponen socket pada kaki palsu Rahma. Penggantian dilakukan untuk menyesuaikan alat bantu dengan kondisi dan kebutuhan Rahma sehingga lebih nyaman digunakan.

“Sekarang kondisinya sangat baik. Ibu Rahma sudah bisa berjalan, beraktivitas, mengendarai sepeda motor, bahkan sudah kembali berjualan ayam,” kata Ade.

Workshop Ade Orthopros berada di Kompleks Polamas Blok B No. 3, Andalas, Kota Padang. Penanganan alat bantu di tempat tersebut tidak hanya memperhatikan aspek teknis, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas dan aktivitas penerima.

Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, mengatakan bantuan kaki palsu tersebut merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan.

Menurutnya, penyaluran zakat diupayakan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong penerima manfaat kembali mandiri dan produktif.

“Melalui penyaluran dana zakat ini, kami berharap kualitas hidup Bu Rahmah dapat meningkat secara optimal. Semoga beliau dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih maksimal dan penuh keberkahan,” ujar Akmal.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi program yang dijalankan UPZ BAZNAS Semen Padang tersebut.

Menurut Win, bantuan kaki palsu bagi Rahma menunjukkan bahwa zakat dapat memberikan dampak yang lebih luas ketika disalurkan secara tepat sasaran.

“Bantuan seperti ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat kuat karena memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Win.

Ia mengatakan keberadaan UPZ BAZNAS Semen Padang diharapkan terus memperkuat kontribusi PT Semen Padang bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan.

Kini, aktivitas Rahma perlahan kembali seperti sebelumnya. Jika dulu ia harus bertumpu pada tongkat untuk berpindah, sekarang ia dapat berjalan dengan lebih percaya diri.

Ia juga kembali mengendarai sepeda motor dan berjualan ayam untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kisah Rahma menunjukkan bahwa bantuan yang tepat sasaran dapat memberikan dampak lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan sesaat. Sebuah kaki palsu telah membuka kembali ruang geraknya, memulihkan kemandirian, sekaligus memberi kesempatan untuk kembali produktif.

Melalui program kesehatan dan biaya kemanusiaan, UPZ BAZNAS Semen Padang berupaya memastikan dana zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |