Harga TBS Sawit Dharmasraya Turun Tipis, Rata-rata Kini Rp3.381 per Kg

2 hours ago 6

Ekspor CPO Sumbar

Buah sawit. (Foto: astra agro)

Langgam.id — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya mengalami penurunan tipis pada Selasa (23/6/2026). Berdasarkan data harian Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, harga rata-rata TBS tercatat sebesar Rp3.381 per kilogram atau turun Rp10 dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp3.391 per kilogram.

Meski mengalami koreksi tipis, harga TBS di daerah sentra sawit Sumatera Barat itu masih bertahan di atas level Rp3.300 per kilogram dan dinilai relatif stabil dalam sepekan terakhir.

Data Dinas Pertanian menunjukkan harga tertinggi pada Selasa dicapai PT AWB (harga disbun) sebesar Rp3.789 per kilogram. Sementara harga terendah dilaporkan PT DSL sebesar Rp3.270 per kilogram, sehingga terdapat selisih harga Rp519 per kilogram antar pabrik kelapa sawit (PKS).

Harga rata-rata TBS yang berada di angka Rp3.381 per kilogram juga sedikit lebih rendah dibandingkan laporan per 21 Juni 2026 yang mencapai Rp3.391 per kilogram. Sementara harga brondolan tetap bertahan di level Rp3.800 per kilogram.

Untuk kategori PKS mitra, PT AWB masih menjadi perusahaan dengan harga pembelian tertinggi sebesar Rp3.789 per kilogram. Posisi berikutnya ditempati PT HKI Rp3.410 per kilogram, PT DL Rp3.390 per kilogram, PT SMP Rp3.310 per kilogram, PT SAK Timpeh dan PT Incasi Pangian masing-masing Rp3.285 per kilogram, serta PT DSL Rp3.270 per kilogram.

Sementara untuk kategori nonmitra, harga tertinggi tercatat di PT HKI sebesar Rp3.410 per kilogram dan terendah di PT DSL Rp3.270 per kilogram.

Jika dibandingkan dengan awal Juni lalu, harga TBS di Dharmasraya sebenarnya masih berada dalam tren yang cukup baik. Pada 8 Juni 2026, harga rata-rata TBS tercatat Rp3.365 per kilogram dengan harga tertinggi mencapai Rp3.855 per kilogram di PT AWB. Artinya, harga rata-rata saat ini masih lebih tinggi Rp16 per kilogram dibandingkan posisi awal bulan, meskipun harga puncak tertinggi telah terkoreksi sekitar Rp66 per kilogram.

Dinas Pertanian Dharmasraya mencatat seluruh delapan PKS yang beroperasi di daerah itu telah menyampaikan laporan harga harian. Namun, terdapat dua PKS yang tidak menerima buah dari masyarakat pada hari tersebut.

Transparansi publikasi harga harian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani dalam menentukan lokasi penjualan hasil panen sehingga memperoleh harga yang lebih kompetitif. Di tengah fluktuasi harga yang relatif kecil, stabilitas harga TBS dinilai masih memberikan ruang bagi petani untuk menjaga pendapatan dari sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu penopang ekonomi utama Kabupaten Dharmasraya. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |