MENJELASKAN: Diskominfo Kota Sukabumi, terus mendorong penguatan kelembagaan statistik sektoral sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola data yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. (ist)RADARSUKABUMI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, terus mendorong penguatan kelembagaan statistik sektoral sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola data yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penguatan tersebut, menjadi penting di tengah kebutuhan pemerintah daerah terhadap data yang akurat sebagai dasar dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan. Data yang berkualitas dinilai menjadi salah satu kunci agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar tepat sasaran.
Statistisi Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi, Zulkarnain mengatakan, penguatan kelembagaan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem statistik yang profesional. Kelembagaan yang kuat harus didukung sumber daya manusia yang kompeten sehingga mampu menghasilkan data yang dapat dipercaya. “Kalau kelembagaannya kuat dan sumber daya manusianya kompeten, maka data yang dihasilkan akan semakin berkualitas. Data tersebut kemudian menjadi pijakan penting dalam menentukan kebijakan pembangunan,” kata Zulkarnain kepada Radar Sukabumi, Kamis (27/8).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan statistik sektoral harus mengedepankan sejumlah prinsip, mulai dari profesionalitas, independensi, netralitas, objektivitas, transparansi, keamanan dan kerahasiaan data hingga komitmen terhadap kualitas. “Transparansi juga menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan statistik. Informasi mengenai sumber data, konsep, metodologi maupun perubahan metodologi perlu disampaikan secara jelas agar data dapat dipahami dan dimanfaatkan secara tepat oleh para pengguna,” paparnya.
Di sisi lain, keamanan dan kerahasiaan data tidak boleh diabaikan. Data individu maupun informasi yang bersumber dari data individu harus dilindungi dan hanya digunakan sesuai dengan kepentingan statistik serta ketentuan yang berlaku. “Yang kita bangun bukan hanya sekadar menghasilkan angka, tetapi bagaimana data tersebut memiliki kualitas, aman, objektif dan bisa dipertanggungjawabkan. Ini penting agar data benar-benar memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.
Penguatan statistik sektoral juga membutuhkan kolaborasi antarlembaga. Karena itu, koordinasi melalui Forum Satu Data Indonesia (SDI) menjadi bagian penting untuk menyelaraskan penyelenggaraan data, mulai dari pengumpulan, pengolahan hingga pemanfaatannya. “Pembinaan statistik sektoral Kota Sukabumi yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kapasitas penyelenggara statistik. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai kelembagaan, kualitas data, kompetensi sumber daya manusia serta pengorganisasian statistik,” bebernya.
Zulkarnain menegaskan, keberadaan statistik sektoral yang kuat pada akhirnya bukan hanya soal memenuhi kebutuhan administrasi pemerintahan. Lebih jauh, data yang berkualitas diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pembangunan Kota Sukabumi yang lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran. “Tujuan akhirnya adalah menghadirkan tata kelola statistik yang profesional, objektif, transparan, aman, dan berkualitas untuk mendukung Satu Data Indonesia,” pungkasnya. (bam)

8 hours ago
9

















































