Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH

2 days ago 14

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Agam mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, terkait finalisasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi daerah terdampak bencana di Sumatera Barat.

Rakor yang diikuti oleh 13 kabupaten/kota terdampak bencana tersebut dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, Senin (26/1/2026), dan dari Kabupaten Agam dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, MHD Lutfi, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono, bertempat di Ruang Rapat Bupati Agam.

Dalam arahannya, Sestama BNPB Dr. Rustian menyampaikan bahwa pasca peresmian Huntara yang dipusatkan di Kabupaten Agam, diharapkan masyarakat terdampak bencana telah menempati hunian sementara tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kepala daerah dan jajaran di Sumatera Barat atas kerja sama dan dedikasi dalam penanganan bencana selama dua bulan terakhir.

“Semoga masyarakat terdampak dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan tetap optimis, sehingga tidak menimbulkan kemiskinan baru,” ujarnya dikutip dari Amcnews.

Rustian menegaskan pentingnya pelayanan yang maksimal dan tidak dilakukan secara asal-asalan, karena kualitas pelayanan akan berdampak langsung pada kondisi masyarakat terdampak.

Ia juga menekankan bahwa BNPB akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat ditempatkan secara layak sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

Menjelang bulan suci Ramadan, Sestama BNPB meminta seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat agar segera menuntaskan pembangunan Huntara dan penyaluran DTH.

Ia menargetkan penyelesaian Huntara paling lambat 5 hari sebelum Ramadan, yakni pada 15 Februari 2026, sementara penyaluran DTH diharapkan sudah terealisasi pada minggu pertama Februari 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang tidak ingin menempati Huntara, pemerintah memberikan alternatif berupa Dana Tunggu Hunian (DTH).

Selain itu, meskipun masyarakat telah menempati Huntara, kebutuhan dasar tetap harus dipantau dan dipenuhi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Rustian juga menyampaikan ucapan terima kasih mewakili Kepala BNPB kepada seluruh pimpinan daerah dan pemangku kepentingan atas pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada masyarakat korban bencana.

Ia berharap upaya tersebut dapat mengurangi luka dan dampak akibat bencana yang terjadi. Rakor ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 BNPB.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, MHD Lutfi, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-18 kepada BNPB dan berharap BNPB semakin berjaya dalam membantu masyarakat Indonesia, khususnya dalam penanganan bencana.

Dalam laporannya, Lutfi menjelaskan bahwa progres pembangunan Huntara di Kabupaten Agam telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati sebanyak 358 unit yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Palembayan, IV Koto, Malalak, dan Tanjung Raya.

Di Kecamatan Palembayan, sebanyak 256 unit Huntara direncanakan, dengan 117 unit telah diresmikan di lokasi pertama dan sisanya masih dalam tahap pembangunan. Di Kecamatan IV Koto, telah dilakukan pembersihan lahan dan proses pembangunan.

Sementara di Kecamatan Malalak, saat ini tengah dilakukan pendataan lokasi dan direncanakan pembangunan sebanyak 14 unit. Untuk Kecamatan Tanjung Raya, pembangunan Huntara juga telah berjalan dengan target penyelesaian sebanyak 55 unit.

“Kami menargetkan seluruh pembangunan Huntara di Kabupaten Agam dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan,” ujar Lutfi.

Terkait penyaluran DTH, Lutfi menyampaikan bahwa berdasarkan SK tahap pertama, sebanyak 612 kepala keluarga (KK) ditetapkan sebagai penerima.

Dari hasil validasi, sebanyak 374 KK dinyatakan berhak menerima DTH, dan hingga saat ini telah direalisasikan kepada 297 KK. Untuk tahap kedua, Pemkab Agam saat ini masih melakukan proses verifikasi lanjutan terhadap jumlah penerima DTH.

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |