Langgam.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka rekrutmen pegawai tahun 2026. Seiring kesempatan tersebut, masyarakat diminta mewaspadai berbagai modus penipuan dan praktik percaloan yang mengatasnamakan KAI.
KAI menegaskan seluruh proses rekrutmen dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya. Perusahaan juga tidak menyediakan jalur khusus, jasa perantara, maupun pihak tertentu yang dapat menjamin kelulusan calon pelamar.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatra Barat (Sumbar), Reza Shahab, mengatakan seluruh calon pelamar memiliki kesempatan yang sama dan wajib mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan perusahaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan KAI dan meminta sejumlah uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan. Seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon pelamar yang memenuhi persyaratan,” ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/9/2026).
KAI juga mengingatkan calon pelamar agar berhati-hati terhadap akun media sosial palsu, pesan berantai, maupun tautan yang menggunakan nama, logo, dan identitas perusahaan untuk menawarkan lowongan pekerjaan.
Informasi mengenai rekrutmen diminta dipastikan berasal dari kanal resmi KAI. Calon pelamar juga diimbau tidak melakukan pendaftaran melalui pihak ketiga.
Sejumlah modus yang perlu diwaspadai antara lain permintaan biaya administrasi, seleksi, pemberkasan, transportasi, hingga akomodasi. Termasuk pihak yang menawarkan jasa pemesanan hotel, transportasi atau akomodasi tertentu dengan alasan berkaitan dengan proses rekrutmen.
KAI juga meminta masyarakat tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
“Apabila ada pihak yang meminta uang, mengarahkan calon pelamar untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya,” tegas Reza.
Pada rekrutmen tahun 2026, KAI membuka kesempatan bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA, D3, hingga D4/S1.
Pendaftaran akun rekrutmen mulai dibuka pada 4 September 2026. Sementara periode pendaftaran dan pemilihan formasi berlangsung pada 7–10 September 2026.
Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring melalui situs resmi KAI di karier.kai.id. Calon pelamar diminta memastikan informasi dan proses pendaftaran yang diikuti berasal dari kanal resmi perusahaan.
Tahun ini, sejumlah posisi dibuka di bidang operasional, pelayanan, teknik, logistik, kesehatan, dan administrasi.
Untuk lulusan SLTA, formasi yang tersedia antara lain kondektur, masinis, serta pemeliharaan sarana dan prasarana.
Sementara lulusan D3 dapat mengikuti seleksi untuk posisi kondektur, operasional yang mencakup masinis dan asisten PPKA, operator KPJR, pemeliharaan sarana dan prasarana, paramedis, serta administrasi.
Adapun lulusan D4/S1 dapat mengikuti seleksi untuk posisi administrasi legal, staf logistik dan bangunan, serta petugas Negative Check Sintelis dan Fasilitas.
Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara hingga kesehatan akhir. Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil setiap tahapan seleksi dan kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.
KAI juga menegaskan tidak menerapkan sistem pengembalian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.
Karena itu, calon pelamar tidak perlu mengeluarkan biaya kepada pihak mana pun selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Reza mengajak masyarakat bersama-sama menjaga proses rekrutmen KAI agar tetap bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.
“Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Kami mengajak masyarakat untuk selalu teliti dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan kelulusan. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar,” kata Reza.
Masyarakat yang menemukan informasi atau proses rekrutmen mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121 atau 021-121, WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, serta media sosial KAI 121 @kai121_.
KAI kembali mengimbau seluruh calon pelamar mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial maupun tautan rekrutmen dari sumber tidak resmi, terutama jika disertai permintaan transfer uang, permintaan data pribadi, penggunaan jasa tertentu, atau janji kelulusan. (ICA)

20 hours ago
12
















































