ISPU Padang Memburuk Setiap Malam, Ini Penjelasan DLH

10 hours ago 10

ISPU Padang Memburuk Setiap Malam, Ini Penjelasan DLH

Langgam.id – Dinas Lingkungan Hidup Sumatra Barat (Sumbar) menyebutkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah wilayah Sumbar mengalami peningkatan, mulai dari kategori tidak sehat dan sangat tidak sehat sejak tiga hari terakhir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Kuartini Deti Putri mengatakan, peningkatan kualitas udara tersebut terlihat berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan secara berkala.

“Selama tiga hari belakangan ini, dari pagi sekitar pukul 08.00 WIB sampai sore, kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat,” kata Kuartini kepada Langgam.id Senin (7/9/2026).

Namun, kondisi kualitas udara mengalami perubahan pada malam hari. ISPU di Sumatra Barat  mulai masuk kategori sangat tidak sehat sejak sekitar pukul 19.00 WIB.

“Apabila sudah memasuki malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga 06.00 WIB, kategorinya merah atau sangat tidak sehat,” ujarnya.

Kuartini menjelaskan, berdasarkan data yang disampaikan Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memburuknya kualitas udara saat peningkatan ISPU pada malam hari salah satunya dipengaruhi oleh arah angin. 

Karena, arah angin dapat membawa polutan menuju wilayah Sumbar terutama Kota Padang yang sangat terdampak penurunan kualitas udara.

“ISPU meningkat pada malam hari itu dipengaruhi arah angin. Bisa jadi kondisi arah anginnya ke kita. Makanya kualitas udara di Padang, dari pukul 19.00 WIB malam hingga 06.00 WIB, berada di kategori sangat tidak sehat,” katanya.

DLH Sumbar meminta masyarakat mewaspadai terkait memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dari karhutla di provinsi tetangga. Dan  masyarakat Sumbarwaspada dengan memitigasi risiko terhadap ancaman kesehatan.

“Oleh karena itu, kita hari ini bersama-sama dengan BPBD, Dinas Kehutanan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan BMKG untuk merampungkan surat edaran gubernur, yang akan kita sampaikan kepada bupati dan walikota se Sumbar untuk mengantisipasi kualitas kualitas udara kita,” tuturnya. (WAN)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |