BTS Jorong Lariang Diresmikan, Akses Internet Masyarakat Makin Terjangkau

8 hours ago 8

Langgam.id— Akses komunikasi dan internet masyarakat Jorong Lariang, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, semakin terbuka setelah menara Base Transceiver Station (BTS) di wilayah tersebut resmi diresmikan Anggota DPR RI Andre Rosiade, Sabtu (22/8/2026).

Peresmian tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Agam Bidang SDM Taslim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Agam, perwakilan PT Telkomsel, pemerintah kecamatan dan nagari, Forkopimca, serta masyarakat setempat.

Andre Rosiade mengatakan, pembangunan BTS tersebut menjadi langkah penting dalam membuka akses internet bagi masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

“Dengan dibangunnya menara BTS ini, masyarakat yang selama ini belum terjangkau akses internet sekarang sudah bisa terhubung,” ujar Andre.

Untuk memastikan kualitas jaringan, Andre juga melakukan uji coba langsung melalui video call dengan keluarganya di Jakarta. Ia menyebut koneksi internet di lokasi tersebut sudah kuat dan lancar.

Ia mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas telekomunikasi tersebut sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Saya berpesan kepada masyarakat agar fasilitas ini dijaga bersama-sama. Ini merupakan fasilitas untuk kepentingan masyarakat, mari kita rawat dan manfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Selain meresmikan BTS, Andre juga menerima aspirasi masyarakat dan menyerahkan dana aspirasi sebesar Rp28 juta untuk mendukung kebutuhan masyarakat setempat.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Agam Bidang SDM Taslim mengapresiasi pembangunan BTS tersebut. Menurutnya, keberadaan jaringan telekomunikasi yang lebih baik memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh akses komunikasi dan informasi.

“Pembangunan BTS ini merupakan langkah penting dalam membuka akses komunikasi dan informasi bagi masyarakat. Dengan adanya jaringan yang lebih baik, masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi,” ujar Taslim.

Taslim mengatakan, Pemkab Agam melalui Diskominfo secara rutin mengusulkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui aplikasi SIGNAL. Usulan juga disampaikan melalui proposal kepada Komdigi serta diperjuangkan melalui koordinasi dengan Andre Rosiade dan PT Telkomsel.

“Ke depan, kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal karena keterbatasan akses internet. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperluas konektivitas hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, sehingga daerah blankspot teratasi,” katanya.

Berdasarkan hasil koordinasi Diskominfo Agam dengan PT Telkomsel, sejumlah pembangunan infrastruktur telekomunikasi juga direncanakan di beberapa wilayah yang sebelumnya telah diusulkan Pemkab Agam.

Di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, menara Combat direncanakan dipermanenkan menjadi menara BTS. Pembangunan BTS juga direncanakan di Anak Aia Kijang, Kecamatan Palupuh.

Selanjutnya, di Kecamatan Tanjung Raya, pembangunan BTS direncanakan di Dalko, Jorong Koto Panjang. Sementara di Jorong Labuhan, Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, akan dibangun menara jenis Combat.

Rencana pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan kebutuhan jaringan yang disampaikan Diskominfo Agam secara berkala setiap tahun.

Berdasarkan usulan tersebut, PT Telkomsel melakukan kajian dan pengecekan lapangan untuk menentukan lokasi serta kebutuhan pembangunan jaringan.

Pemkab Agam melalui Diskominfo berharap perluasan infrastruktur telekomunikasi itu dapat dilakukan secara bertahap, sehingga wilayah blankspot semakin berkurang dan akses komunikasi serta internet masyarakat semakin merata. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |