Wujudkan UCJ, BPJAMSOSTEK-Pemkot Luncurkan Program Perisai Kota Sukabumi

3 hours ago 5
BPJamsostek Sukabumi

Pemkot Sukabumi dan BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi resmi meluncurkan Program Perisai Kota Sukabumi bertempat di Hotel Laska, Rabu (8/7/2026)

SUKABUMI – BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi bersama Pemerintah Kota Sukabumi resmi meluncurkan program “Ayeuna Waktuna, Sakalurahan Saagen Perisai” bertempat di Hotel Laska, Rabu (8/7/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana.

Sekadar diketahui, Perisai yang merupakan akronim dari Penggerak Jaminan Sosial Indonesia merupakan salah satu program unggulan badan yang juga disebut BPJAMSOSTEK. Pada program ini nantinya, setiap kelurahan di Kota Sukabumi selalu ada Agen Perisai.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, Program Agen Perisai Kota Sukabumi merupakan kolaborasi strategis Dinas Tenaga Kerja dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal dan informal. Hal ini pun merupakan penegasan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja yang diwujudkan melalui berbagai regulasi.

“Mulai dari Peraturan Wali Kota, Keputusan Wali Kota, hingga Surat Edaran mengenai perlindungan pekerja jasa konstruksi, ASN Peduli, optimalisasi CSR perusahaan untuk pekerja rentan, serta rencana penyusunan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada tahun 2027,” kata Bobby Maulana dalam sambutannya.

Menurut Bobby, di tengah tantangan fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, pembangunan harus tetap berjalan melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan menghadirkan Agen Perisai sebagai ujung tombak perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal yang selama ini belum seluruhnya mendapatkan perlindungan.

“Jika ada setiap Agen Perisai mampu merekrut sekitar 200 pekerja mandiri, maka dalam enam bulan kedepan Kota Sukabumi berpotensi menambah hampir 30 ribu peserta baru. Hal ini tentu kita harapkan mampu mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) sekaligus meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat,” ujar Bobby.

Bobby juga mengajak seluruh camat dan lurah untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya serta mendukung pergerakan Agen Perisai di wilayah masing-masing. Menurutnya, para agen tidak hanya bertugas memperkenalkan program BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga menjadi penggerak yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial sebagai perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang terlindungi, mandiri, dan sejahtera. Maka itu, ayo, kita Bismillah, dukung Program Perisai Kota Sukabumi ini sebagai langkah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga menjangkau seluruh kelurahan,” tutur Bobby.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sukabumi, Alpian, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap penguatan perlindungan pekerja melalui program satu kelurahan satu agen Perisai.

Menurutnya, program tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden untuk mempercepat tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di setiap daerah. “Kegiatan hari ini tidak lain merupakan tindak lanjut instruksi Presiden terkait optimalisasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah ditargetkan agar Universal Coverage Jamsostek bisa tercapai,” ujarnya.

Alpian menjelaskan, kondisi penurunan transfer fiskal dari pemerintah pusat berdampak pada kemampuan APBD di banyak daerah, sehingga diperlukan strategi lain untuk memperluas perlindungan pekerja rentan.

“Nah saat ini kita menggunakan strategi non-budgeting, salah satunya melalui agen Perisai agar edukasi kepada masyarakat semakin masif dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Alpian berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan jaringan agen Perisai mampu meningkatkan jumlah pekerja yang terlindungi, terutama pekerja bukan penerima upah yang selama ini belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Sukabumi akan terus meningkat dan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaatnya,” pungkas Alpian. (adv/izo)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |