Giliran Gunungpuyuh Sriwidari Dapat Bantuan 12 PAS

6 hours ago 6
KOTA SUKABUMI

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby MaulanaPenyerahan program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah 12 PAS

GUNUNGPUYUH – Persoalan kemiskinan dan kerentanan sosial masih menjadi tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Sukabumi. Di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah, upaya memperluas perlindungan sosial terus dilakukan melalui skema kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya diwujudkan melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah 12 PAS, sebuah gerakan yang diarahkan untuk memastikan warga dengan kondisi sosial paling rentan tetap memperoleh perhatian dan bantuan.

Program tersebut kembali menjangkau warga di Kelurahan Gunungpuyuh dan Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh. Bantuan sosial diserahkan kepada masyarakat yang masuk kategori Pemerlu Atensi Sosial (PAS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi Asep Suhendrawan, Sekretaris Dinas Sosial Lulis Delawati, Camat Gunungpuyuh, serta jajaran pemerintah wilayah.

Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, menjelaskan bahwa Program 12 PAS bukan sekadar penyaluran santunan, melainkan bagian dari strategi memperkuat sistem perlindungan sosial yang menjangkau masyarakat paling membutuhkan secara berkelanjutan.

“Melalui Program 12 PAS, kami ingin memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tidak berjalan sendiri menghadapi persoalannya. Program ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perbankan, Baznas, hingga masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kepedulian yang nyata,” ujarnya, pada Rabu (8/7).

Menurut Asep, pendekatan kolaboratif menjadi kunci karena penanganan kemiskinan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan intervensi pemerintah.

“Keterlibatan berbagai pihak juga diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kota Sukabumi,” harap Asep.

Pada pelaksanaan kali ini, bantuan diberikan kepada Suharti, Rafli, Badrudin, Karna, Epon, Toto, Uloh, Yusuf, Tutilawati, dan Titi. Para penerima merupakan warga yang telah melalui proses pendataan sesuai kategori pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial.

Pihaknya berharap Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah 12 PAS dapat terus berjalan secara berkesinambungan sebagai salah satu instrumen memperkuat jaring pengaman sosial.

“Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat rentan, program ini juga menjadi upaya membangun kepedulian kolektif agar penanganan kemiskinan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata,” bebernya. (ris)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |