Langgam.id — PT Semen Padang turut ambil bagian dalam pembangunan proyek Flyover Sitinjau Lauik melalui pasokan batu split yang digunakan sebagai material konstruksi. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu kontribusi perusahaan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, mengatakan batu split yang diproduksi perusahaan saat ini terus mendapatkan pasar, baik untuk proyek infrastruktur maupun kebutuhan industri konstruksi lainnya.
“Saat ini batu split kami digunakan untuk kebutuhan proyek Flyover Sitinjau Lauik dan juga beberapa batching plant,” kata Ridwan dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, pasokan batu split untuk proyek Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu bagian dari pengembangan bisnis nonsemen yang terus didorong perusahaan. Selain mendukung proyek strategis nasional, pemasaran batu split juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah batching plant yang memproduksi beton untuk berbagai proyek pembangunan.
Ridwan menjelaskan, bisnis material konstruksi merupakan salah satu lini usaha yang terus dikembangkan PT Semen Padang melalui unit Bisnis Non Semen dan Produk Turunan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperluas sumber pendapatan perusahaan di luar bisnis inti semen.
Flyover Sitinjau Lauik sendiri merupakan proyek infrastruktur yang dinantikan masyarakat Sumatera Barat karena diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus transportasi pada ruas jalan nasional Padang-Solok yang selama ini dikenal memiliki medan ekstrem dan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi.
Selain batu split, PT Semen Padang juga mengembangkan berbagai produk dan layanan nonsemen lainnya, mulai dari jasa fabrikasi industri, pasokan binder clay untuk industri pupuk, hingga pengembangan produk kalsium karbonat dan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock).
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan pengembangan bisnis nonsemen menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat ketahanan usaha di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat.
Menurut dia, perusahaan terus berupaya mengoptimalkan aset dan kompetensi yang dimiliki agar mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.
“PT Semen Padang terus mendorong pengembangan berbagai lini bisnis nonsemen yang memiliki prospek menjanjikan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus memperkuat daya tahan perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar,” ujar Win. (HER)

5 hours ago
4















































