Langgam.id – LAZ Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (UNAND) menjalin kerja sama dengan Unit ZISWAF Ikatan Alumni (IKA) Kimia UNAND untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Masjid Nurul Ilmi, Kampus Universitas Andalas, Padang, Jumat (31/7/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah awal membangun sinergi lintas fakultas dalam memperkuat edukasi, penghimpunan, verifikasi, penyaluran, hingga pelaporan dana sosial Islam secara amanah, transparan, dan berkelanjutan.
Ketua LAZ Alumni FK UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS, mengatakan kolaborasi antarkomunitas alumni akan memperluas manfaat ZISWAF apabila didukung tata kelola yang baik.
“Kekuatan ZISWAF tidak hanya terletak pada jumlah dana yang berhasil dihimpun, tetapi juga pada kepercayaan yang mampu dijaga. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat proses penghimpunan, verifikasi, penyaluran, dan pelaporan agar dilaksanakan secara amanah, transparan, serta sesuai dengan prinsip syariah,” katanya.
Menurut Riendra, setiap komunitas alumni memiliki jaringan dan potensi yang berbeda. Melalui kolaborasi, seluruh sumber daya tersebut dapat disinergikan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, meski belum genap satu tahun beroperasi sebagai lembaga amil zakat berizin, LAZ Alumni FK UNAND telah menjalin kerja sama dengan tiga mitra dalam penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS. Capaian tersebut menunjukkan bahwa tata kelola yang kredibel mampu membangun kepercayaan publik dalam waktu relatif singkat.
Kolaborasi tersebut juga diperkuat oleh dukungan kelembagaan Yayasan Andalaz Medical Charity yang memiliki izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IKA Kimia Universitas Andalas, Indra Priyana, S.Si., mengatakan kerja sama ini menjadi wujud semangat alumni untuk berkontribusi melampaui batas disiplin ilmu.
“Alumni Kedokteran dan Kimia memiliki latar belakang yang berbeda, tetapi dipersatukan oleh almamater dan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kebermanfaatan. Sinergi seperti ini membuat kekuatan alumni menjadi lebih besar dibandingkan ketika berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si., mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata alumni dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan kepedulian sosial di lingkungan UNAND.
Menurutnya, keterlibatan alumni melalui program beasiswa, pendampingan mahasiswa, bantuan sosial, rumah singgah, hingga pengembangan wakaf produktif akan melengkapi peran universitas dalam mendukung sivitas akademika.
Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berharap ZISWAF tidak hanya berkembang sebagai gerakan penghimpunan donasi, tetapi juga menjadi ekosistem pemberdayaan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program yang telah dijalankan LAZ Alumni FK UNAND adalah pemberdayaan usaha bagi penerima zakat agar mampu mandiri dan bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.
Penandatanganan MoU tersebut dihadiri unsur pimpinan Universitas Andalas, FMIPA, Departemen Kimia, IKA FK UNAND, DPP IKA Kimia UNAND, pengurus LAZ dan Unit ZISWAF, dosen, mahasiswa, alumni, serta jemaah Masjid Nurul Ilmi.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi lintas fakultas yang dapat diperluas bersama organisasi alumni lainnya dalam membangun pengelolaan ZISWAF yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat lebih luas bagi umat. (HER)

7 hours ago
3














































