Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak

2 hours ago 5

Langgam.id – Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok menjadi salah satu bangunan pemerintahan yang mengalami kerusakan paling parah setelah dihantam banjir bandang atau galodo pada Senin (21/9/2026) malam.

Material berupa batu berukuran besar, lumpur dan material lainnya menerjang kawasan perkantoran hingga membuat bagian gedung Dinas PUPR jebol. Arus banjir juga masuk ke dalam bangunan dan menghanyutkan sejumlah arsip milik dinas tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna mengatakan banjir mulai memasuki gedung usai hujan deras yang menerjang sekitar 30 menit di kawasan tersebut.

“Hujan dari sore sekitar setengah jam, kemudian tiba-tiba air dan material banjir datang menghantam gedung,” kata Vivi.

Derasnya arus disertai material batu dan lumpur kemudian menghantam bangunan Dinas PUPR hingga mengalami kerusakan berat.

Vivi mengatakan tidak ada petugas yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Kerusakan terutama terjadi pada bangunan dan sejumlah fasilitas serta inventaris milik Dinas PUPR.

Menurutnya, dari sejumlah gedung dinas yang terdampak banjir bandang, kantor Dinas PUPR mengalami kerusakan paling parah. Ia memperkirakan sekitar 80 persen bagian bangunan mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah tidak ada petugas yang menjadi korban. Yang terdampak adalah gedung dan inventaris,” ujarnya.

Pantauan Langgam.id di lokasi, Selasa (22/9/2026), aliran air dan material banjir masih memenuhi sejumlah bagian kawasan Dinas PUPR. Lumpur dan batu-batu berukuran besar menutupi area sekitar kantor.

Satu unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material lumpur dan batu yang menutupi kawasan perkantoran. Sementara itu, satu unit ekskavator berukuran kecil juga terlihat tertimbun material banjir bandang.

Sejumlah kendaraan dinas ikut terdampak. Beberapa mobil operasional, termasuk ambulans, terlihat dihantam arus dan material banjir bandang.

Di dalam gedung, sejumlah pegawai Dinas PUPR terlihat berupaya menyelamatkan inventaris dan arsip yang masih bisa diamankan. Arsip yang telah terkena air dikumpulkan untuk diselamatkan dari kerusakan lebih lanjut.

Vivi mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan, termasuk Bupati Solok, untuk penanganan lebih lanjut dalam masa tanggap darurat bencana.

“Kita sudah laporkan kepada pimpinan, Bupati, untuk proses penanganan bencana, khususnya bagaimana kegiatan pelayanan di Dinas PUPR sesuai dengan tanggap darurat,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai lokasi yang akan digunakan sebagai tempat Dinas PUPR menjalankan aktivitas pelayanan dan pekerjaan pemerintahan.

Vivi mengatakan pihaknya masih memprioritaskan penyelamatan arsip dan inventaris yang tersisa dari bangunan yang diterjang galodo.

“Kita fokus dulu menyelamatkan arsip-arsip yang masih bisa diselamatkan,” ujarnya.

Selain merusak gedung, material banjir bandang juga mengubah kondisi aliran sungai di kawasan tersebut. Batu-batu berukuran besar yang terbawa arus membuat arah aliran sungai bergeser dan material kemudian menerjang kawasan perkantoran.

Kerusakan akibat galodo juga terlihat pada sejumlah gedung pemerintahan lain di kawasan tersebut, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari serta Dinas Pariwisata. Pembersihan dan pendataan dampak bencana masih dilakukan.(fix)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |