
SUKABUMI — Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia (PBJI) Kota Sukabumi sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional hingga internasional.
Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, kontingen Ju-Jitsu Kota Mochi ini berhasil tampil perkasa dengan memborong total 30 medali dari dua kejuaraan bergengsi yang digelar di Jakarta dan Majalengka.
Rentetan hasil positif ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet Ju-Jitsu di Kota Sukabumi, yang mampu bersaing sengit dengan puluhan akademi papan atas lainnya.
Prestasi paling hangat diukir pada ajang Copa Da Indonesia III Ju-Jitsu Championship yang berlangsung pada Sabtu (6/6/2026).
Menurunkan 13 atlet andalannya, PBJI Kota Sukabumi sukses membawa pulang 9 medali. 4 emas , 4 perak , 1 perunggu
Raihan impresif di turnamen skala internasional ini, sekaligus mengantarkan kontingen Kota Sukabumi menembus rangking 5 Best Academy/Club.
Posisi lima besar tersebut menjadi capaian luar biasa, mengingat kompetisi itu diikuti oleh 43 akademi top dari seluruh Indonesia hingga mancanegara.
Selain itu, sabetan sembilan medali di awal Juni tersebut, menyempurnakan tren juara yang sudah dimulai sejak akhir Mei 2026 lalu.
Di mana, pada Kejuaraan Piala Bupati Majalengka dan Ketua PBJI Pusat, kontingen Kota Sukabumi tampil sangat dominan dengan mengamankan 21 medali.
Adapun diantaranya, meriah 8 Medali Emas, 8 Medali Perak dan 5 Medali Perunggu. Pada ajang Piala Bupati tersebut, PBJI Kota Sukabumi menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 21 atlet.
Menariknya, komposisi skuad yang diturunkan tidak hanya didominasi oleh kelas reguler atau dewasa, melainkan juga diperkuat oleh deretan atlet berbakat di kategori usia dini yang sukses mencuri perhatian di atas matras.
Lewat dua pencapaian besar dalam waktu yang berdekatan ini, PBJI Kota Sukabumi kian diperhitungkan di Jawa Barat.
Ketua PBJI Kota Sukabumi, Khaerul Imam mengaku, sangat bangga atas torehan luar biasa para atletnya di berbagai kejuaraan akhir-akhir ini.
Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen tim yang telah berjuang keras di matras pertandingan.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelatih perguruan jujitsu yaitu White Cobra Jujitsu Indonesia (WCJI) dan pelatih perguruan institut Jujitsu Indonesia (IJI) di Kota Sukabumi yang telah berdedikasi mengembangkan olahraga ini. Apresiasi besar juga untuk para atlet dan orang tua yang terus memberikan dukungan penuh agar anak-anaknya bisa berlaga di setiap kejuaraan,” ujar Khaerul Imam saat dikonfirmasi.
Khaerul menambahkan, kesuksesan memanen medali ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan fasilitas matang di daerah.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Kota Sukabumi yang selalu memberikan support, serta Kepala Dispora Kota Sukabumi beserta Kabid Olahraga yang telah memfasilitasi tempat latihan terpusat.
“Terima kasih atas fasilitas tempat di GOR Merdeka, sehingga cabang olahraga Ju-Jitsu bisa rutin melaksanakan latihan secara maksimal,” tambahnya.
Menurut dia, prestasi ini sekaligus menjadi kado indah bagi perjalanan satu dekade (10 tahun) berkembangnya cabang olahraga Ju-Jitsu di Kota Sukabumi.
PBJI Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mencetak atlet-atlet berprestasi dan membuat olahraga ini semakin digemari masyarakat luas.
Khaerul juga optimistis ke depan Kota Sukabumi akan menjadi magnet baru bagi berbagai aliran jujitsu bermunculan di kota Sukabumi, termasuk berkembangnya Brazilian Jiujitsu (BJJ).
Apalagi, dengan segera terhubungnya akses jalan tol antara Kota Sukabumi dan Jabodetabek, peluang kolaborasi antar-klub dan perguruan jujitsu untuk mengasah jam terbang atlet akan semakin terbuka lebar. (why)

2 hours ago
6











































