Langgam.id – Sebanyak 71 Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula di Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI dengan total nilai mencapai Rp355 juta. Bantuan tersebut diserahkan di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar, Jumat (5/6/2026).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Datar Nusirwan mengatakan, jumlah penerima bantuan di Tanah Datar menjadi yang terbanyak di Sumatera Barat pada tahun ini.
“Kita mengusulkan sekitar 1.025 TKM, namun karena keterbatasan kuota, Sumatera Barat memperoleh 123 kuota dan dari jumlah itu Tanah Datar mendapatkan 71 kuota. Ini lebih banyak dibandingkan daerah lain dengan total bantuan sebesar Rp355 juta,” kata Nusirwan.
Ia menjelaskan, selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman serta pembekalan bagi para penerima bantuan agar dapat memanfaatkan dana yang diberikan secara tepat sasaran.
Menurut Nusirwan, pembekalan tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada para penerima mengenai tata cara pengelolaan bantuan serta pengembangan usaha yang akan dijalankan.
Ketua Tim Bantuan TKM Ketenagakerjaan Kemenaker RI Jaelani Efendi menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan merupakan bantuan sosial, melainkan bantuan modal usaha yang harus dimanfaatkan untuk menjalankan atau mengembangkan usaha produktif.
“Bantuan ini berupa bantuan modal usaha. Karena itu, penerima bantuan juga berkewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Jaelani.
Ia menjelaskan, setiap penerima TKM Pemula memperoleh bantuan modal sebesar Rp5 juta. Jika usaha yang dijalankan berkembang dengan baik serta memenuhi persyaratan administrasi dan seleksi lanjutan, penerima berpeluang naik menjadi peserta TKM Lanjutan dengan bantuan modal yang lebih besar, yakni Rp15 juta.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar menjadi modal awal untuk membangun usaha yang berkelanjutan. Jika berhasil berkembang, penerima bisa mengikuti program lanjutan dengan dukungan yang lebih besar,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi kepada Kemenaker RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Tanah Datar, khususnya warga yang terdampak bencana dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha kecil dan usaha mandiri.
“Terima kasih kepada Kemenaker RI atas bantuan ini. Tentunya bantuan ini akan membantu perekonomian masyarakat kami yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat Tanah Datar,” kata Ahmad Fadly.
Ia mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan dana yang diterima secara maksimal untuk mengembangkan usaha maupun membuka usaha baru. Ahmad Fadly juga menegaskan pentingnya penyusunan laporan pertanggungjawaban secara benar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Manfaatkan bantuan ini betul-betul untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai ada rekayasa laporan karena hal itu justru akan merugikan bapak dan ibu sendiri,” ujarnya.
Ahmad Fadly berharap para penerima bantuan dapat mengikuti pembekalan dengan baik sehingga mampu mengelola usaha secara profesional. Ia juga berharap para peserta TKM Pemula nantinya dapat naik kelas menjadi TKM Lanjutan dan bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya.
Program bantuan TKM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong tumbuhnya wirausaha baru serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mandiri yang produktif dan berkelanjutan. (HER)

14 hours ago
12















































