
LEMBURSITU – Di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas, semangat menjaga lingkungan tetap tumbuh subur di kawasan Kadulawang, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Semangat itu diperlihatkan oleh Pokdakan Mina Sauyunan, kelompok pembudidaya ikan yang selama tujuh tahun terakhir konsisten merawat lingkungan secara swadaya hingga menjadikannya kawasan yang hijau, asri, dan bernilai edukatif bagi masyarakat.
Berawal dari kepedulian sederhana terhadap lingkungan sekitar, anggota kelompok secara gotong royong menjaga kebersihan dan menata kawasan yang kini berkembang menjadi ruang wisata edukasi berbasis lingkungan. Seluruh kegiatan dilakukan atas kesadaran bersama tanpa dukungan anggaran khusus untuk pemeliharaan kawasan.
Komitmen tersebut mendapat perhatian dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat yang menyalurkan bantuan 50 bibit pohon kepada Pokdakan Mina Sauyunan. Bantuan itu merupakan bagian dari upaya mendukung gerakan penghijauan yang terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui berbagai program pelestarian lingkungan.
Pengelola Pembibitan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Jawa Barat, Usdi Dirgantara, mengatakan bantuan bibit diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kelompok masyarakat yang secara konsisten berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami melihat Pokdakan Mina Sauyunan memiliki komitmen yang luar biasa dalam menjaga lingkungan. Meski dengan keterbatasan, mereka mampu menghadirkan kawasan yang hijau dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu kami mendukung penuh agar gerakan ini terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Usdi, Dinas Kehutanan membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas, kelompok tani, hingga perusahaan yang ingin terlibat dalam kegiatan penghijauan. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan pelestarian lingkungan hingga menjangkau lebih banyak wilayah.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kecamatan Lembursitu. Melalui Sekretaris Kecamatan Lembursitu, H. Agus Heryanto, pemerintah kecamatan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat yang aktif menjaga lingkungan.
“Bantuan bibit pohon ini sangat berarti dalam mendukung upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di wilayah kami. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Agus.
Sementara itu, pengurus Pokdakan Mina Sauyunan menyebut bantuan tersebut bukan hanya tambahan bibit tanaman, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi anggota kelompok untuk terus menjaga dan mengembangkan kawasan hijau yang telah dibangun bersama.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Bibit-bibit ini akan kami tanam dan rawat dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, kelak tumbuh menjadi pohon yang memberi manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang,” ungkapnya.
Bagi Pokdakan Mina Sauyunan, menjaga lingkungan bukan sekadar program sesaat. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol harapan, setiap lahan yang dihijaukan menjadi warisan, dan setiap kolaborasi yang terjalin menjadi bukti kepedulian bersama mampu menghadirkan perubahan nyata.
“Dari Kadulawang, gerakan kecil ini kami yakin akan terus tumbuh, mengakar, dan memberi inspirasi bagi banyak orang untuk ikut menjaga bumi dari lingkungan terdekatnya,” tandasnya. (ris)

8 hours ago
10













































