Gedung rektorat Poltekkes Kemenkes Padang lokasi seorang dosen jatuh. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)
Langgam.id – Aktivitas di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Padang berjalan seperti biasa pada Rabu (24/6/2826), usai insiden seorang dosen jatuh dari lantai tiga gedung rektorat. Korban yakni Yudistira Afconeri (37), alami patah pinggang dan kaki.
Langgam.id mencoba mendatangi TKP jatuhnya korban. Terlihat, aktivitas di gedung rektorat yang terdiri dari tiga lantai itu masih berjalan normal.
Setiap lantai di gedung rektorat memiliki ketinggian sekitar empat hingga lima meter. Belum diketahui dari mana posisi persis korban jatuh. Sejumlah sumber diwawancarai Langgam.id, mengaku tidak tahu.
Polisi hanya mengungkap korban jatuh dari lantai tiga. Sementara itu, di sisi kanan gedung rektorat tersebut, tepatnya di lantai dasar lokasi jatuhnya korban, telah dipasang garis polisi.
Kasubag Administrasi Umum dan Kepegawaian Poltekkes Kemenkes Padang, Elda Wati, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Selasa (23/6/2026), sekitar pukul 07.30 WIB.
“Tiba-tiba terdengar suara gedebuk dari luar gedung. Orang langsung berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi,” kata Elda.
Setelah dilakukan pengecekan, civitas akademika menemukan korban tergeletak di lantai dasar area samping gedung rektorat. Korban ditemukan dalam posisi menelungkup dengan kedua tangan berada dekat badan dan wajah menghadap ke bawah.
“Saat ditemukan, korban dalam posisi menelungkup. Kedua tangannya merapat ke badan dan wajah menghadap ke bawah,” katanya.
Pihak kampus kemudian segera menghubungi ambulans yang tersedia di lingkungan kampus, untuk memberikan pertolongan pertama. Tidak lama berselang, korban langsung dilarikan ke RSUP M Djamil Padang untuk penanganan medis.
Elda menegaskan hingga saat ini pihak kampus belum mengetahui penyebab pasti korban jatuh. Kampus menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Kami hanya bisa menyampaikan apa yang kami lihat dan ketahui. Untuk penyebab maupun motifnya, kami tidak mengetahui dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang,” tegasnya. (WAN)

6 hours ago
8

















































