Capaian 1 Tahun Kepemimpinan Annisa-Leli dalam Membangun Dharmasraya

15 hours ago 12

Langgam.id – Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni sudah satu tahun memimpin Kabupaten Dharmasraya. Di bawah kepemimpinan pasangan kepala daerah ini, Dharmasraya terus menunjukkan komitmen pembangunan yang semakin nyata.

“Setahun sudah kami menjalani amanah ini. Meskipun bukan sesuatu yang sejak dulu saya cita-citakan, namun setiap jalan yang Allah titipkan pasti punya maksud baik. Kesempatan untuk bisa berbuat lebih banyak dan bermanfaat bagi orang lain,” ujar Bupati Annisa.

Ia mengungkapkan bahwa perjalanan tahun pertama ini tentu tidak mudah dan belum sempurna. Ada rasa lelah, ada kekhawatiran—terlebih saat memulai dengan tantangan kebijakan efisiensi dan kondisi defisit pada saat awal pemerintahan. Tapi rasa lelah itu selalu terbayarkan melihat semangat dan senyum masyarakat.

“Alhamdulillah, setahun kita tetap bisa bergerak membangun di berbagai sektor, dengan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi dan kolaborasi para pihak termasuk perusahaan. Kita juga telah menyiapkan blueprint pembangunan sebagai peta jalan agar langkah kita ke depan lebih terarah, berkelanjutan dan melibatkan berbagai inovasi pendanaan,” ucap Annisa.

“Bismillah, kami tidak akan berhenti berikhtiar. Dengan kolaborasi, kritik dan masukan, serta doa dari seluruh masyarakat, insyaallah kita akan semakin kuat dan solid dalam mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata. Amin,” sambung Annisa.

Dalam setahun kepemimpinannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, banyak capaian yang telah dilakukan Annisa dan Leli. Berikut capaian satu tahun Bupati Annisa dan Wabup Leli:

1. Pembangunan Infrastruktur

a. Rehabilitasi dan Rekontruksi Jalan (APBD), total penanganan 24,7 Km

  • Ruas Simpang Tabek-Padang Laweh, panjang ruas 6,8 Km
  • Ruas Lawai-Sitiung, panjang ruas 4,4 Km
  • Ruas Simpang Microwave-Sungai Duo, panjang ruas 5,2 Km
  • Ruas Pulai-Simpang Tabek, panjang ruas 4,4 Km
  • Ruas Ampalu-Koto Salak, panjang ruas 3,2 Km
  • Ruas Simpang Blok E-Sipangkur, panjang ruas 0,72 Km

b. Rehabilitasi Jalan Kerja Sama Pemda dan CSR Perusahaan

  • Ruas jalan Nagari Lubuk Besar ke kantor camat
  • Ruas jalan kabupateng penghubung Koto Salak-Koto Baru
  • Ruas jalan Jorong Labu dan Jorong Sungai Limau, Nagari Banai
  • Ruas jalan kabupaten, Nagari Tanjung Alam
  • Ruas jalan simpang SMKN 1 Sungai Rumbai-Pasar Sungai Rumbai
  • Ruas jalan Abai Siat-batas Solok Selatan (dimulai 1 Maret sepanjang 7 Km)
  • Ruas jalan poros Nagari Sitiung- Tabek Panyubarangan
  • Ruas jalan dari Nagari Tiumang
  • Ruas jalan Lintas Silago-Muaro Momong
  • Ruas jalan Lintas Sungai Dareh-Sungai Kilangan

c. Rehabilitasi Jembatan

  • 2 unit di Nagari IV Koto Dibawah
  • 1 unit di Nagari Banai
  • 1 unit di Nagari Taratak Tinggi
  • 1 unit di Nagari Padukuan
  • 1 unit di Nagari Panyubarangan
  • 1 unit di Nagari Koto Laweh (progres 80 persen)
  • Jembatan Koto Balai Sitiung V
  • Jembatan pengairan Kampung Surau
  • Jembatan Pulau Anjolai
  • Jembatan permanen Ranah Palabi

d. Pembangunan Jembatan

  • Jembatan Gantung Ampang Kuranji (progres 10 persen)
  • Jembatan Gantung Mudik Lago Banai (April 2026)
  • Jembatan Aramco Lubuk Karak (April 2026)

e. Irigasi

– Dukungan APBN lebih dari Rp55.434.612.000

– Peningkatan Daerah Irigasi (DI) Batanghari Rp22.374.621

– Pembangunan jaringan irigasi air tanah (JIAT) di 3 lokasi Rp7.500.000.000

– Peningkatan dan rehabilitasi daerah irigasi kewenangan daerah pada 8 daerah irigasi Rp25.559.991.

– Pembangunan jalan produksi pertanian dengan panjang ruas 2,7 Km Rp179 juta

– Pembangunan pengendalian banjir (tahap II) dengan total anggaran Rp56 miliar

f. Air Bersih dan Pemukiman

– Peningkatan kapasitas SPAM Pulau Sawah melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar untuk penambahan sambungan rumah dengan nilai Rp20 miliar (dalam proses lelang mulai April 2026).

– Pembangunan Pamsimas dan sumur Rp1,5 miliar

– Perbaikan rumah tidak layak huni pada kawasan kumuh sebanyak 13 unit (Rp697.567.824).

– Peningkatan kualitas pemukiman kumuh Pasar Lama Pulau Punjung Rp4.933.647.700

g. Telekomunikasi dan Digitalisasi

– Pembangunan tower BTS di 5 titik. Yaitu Nagari Sinamar, Nagari Banai, Nagari Koto Nan Ampek Dibawuah, Nagari Tanjung Alam.

– Hotspot di sarana pendidikan

2. Ekonomi Kerakyatan

a. Bantuan Bibit Pertanian dan Peternakan

– Program One Village One Product (OVOP) di Dharmasraya yang mendorong setiap nagari/desa memiliki satu produk unggulan khas daerah.

b. Bantuan Bibit Perkebunan Sawit dan Kopi

– Bantuan replanting tahun 2025 seluas 442 hektare, bibit sawit, tanaman tumpang sari, padi Gogo dan pupuk yang tersebar dari 5 kelompok senilai Rp26 miliar

– Bantuan sapras tahun 2025, pupuk dan pestisida yang tersebar di 6 kelompok senilai Rp25 miliar

– Bantuan bibit sawit siap salur dibagikan ke-7 kelompok tani sebanyak 13.800 batang

– Bantuan beasiswa tahun 2025 untuk 107 anak petani sawit

– Bantuan bibit kopi 2.000 hektare yang akan dimulai Agustus 2026

c. Industri Pengolahan Perkebunan, Pertanian dan Pertambangan

– Pembangunan gudang Bulog mulai 1 Agustus 2026

– Pabrik RMU (mesin penggiling pada modern), dalam tahap persetujuan pembentukan BUMD oleh Kemendagri

– Pabrik kelapa sawit (pendanaan Pemda, BPDP dan Danantara). Dalam tahap persetujuan pembentujan BUMD oleh Mendagri.

– Pabrik pakan (pendanaan pemda dan Danantara). Dalam tahap persetujuan pembentukan BUMD oleh Mendagri.

– Pembibitan sawit (bekerjasama dengan PPKS Medan). Dalam tahap persetujuan pembentukan BUMD oleh Mendagri

– Tambang rakyat. Februari 2026, Dharmasraya mendapatkan 34 blok wilayah tambang rakyat.

3. Edukasi, Wisata dan Budaya

a. Pembangunan Sumber Daya Manusia

– Rehab gedung dan pembangunan gedung SD dan SMP tahun 2025 sebanyak 21 sekolah Rp30 miliar

– Pengadaan sarana pendidikan senilai Rp4,6 miliar

– Beasiswa Dharmasraya Juara untuk 2.000 siswa

– Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya senilai Rp200 miliar

b. Olahraga dan Pemuda

– Fun Run

– Tarkam dan CFD

c. Wisata Budaya

– Penetapan Candi Pulau Sawah sebagai cagar budaya nasional

– Bimtek perangkat adat dan kelengkapan rumah gadang dan saran pemuda Rp50 juta/nagari

4. Optimalisasi Ekosistem Produk UMKM

– Koperasi Desa Merah Putih, sudah ada 8 KDMP yang sudah aktif

– Makan Bergizi Gratis. Jumlah dapur MBG yang sudah berdiri di Dharmasraya yaitu 10 dapur dengan penerima manfaat 24.376 orang.

– Aplikasi OVOP

5. Kesehatan

– 136.651 orang sudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis

– 37 orang sudah operasi katarak

– Total ada 121 peserta mengikuti sunatan massal

– Pembangunan cathlab RSUD Sungai Dareh Rp1,3 miliar

– Pembangunan gedung paru Rp2 miliar

– Bantuan alat kesehatan Rp19 miliar

– Pembangunan gedung Puskesmas Sitiung Rp1,5 miliar

– Bantuan Rp3 juta ibu hamil. Diberikan kepada desil 1, desil 2 dan kehamilan beresiko dimulai April 2026

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |